|
Alkitab mencatat bahwa semua orang
Kristen diperintahkan untuk saling mengasihi dengan kasih yang sejati.
Perintah ini mutlak dan harus menjadi ciri khas bagi kita. Kasih juga
menjadi salah satu hal yang dapat membedakan antara orang percaya yang
sungguh-sungguh di dalam Tuhan dengan mereka yang setengah hati. Mengasihi
merupakan inti dari pemberitaan baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru
karena itu adalah kehendak Allah bagi semua umat-Nya.
Allah adalah Kasih. Itu merupakan
hakekat-Nya dan kasih-Nya diwujudkan dalam karya keselamatan yang
dinyatakan dan dikerjakan melalui Yesus Kristus. Alkitab berkata,
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,....” (Yoh. 3:16). Selain
menyatakan kasih-Nya melalui karya keselamatan, Kasih Allah juga dinyatakan
didalam pemeliharaan-Nya yang sempurna atas hidup kita masing-masing. Jadi,
Kristus sendiri telah memberi teladan kasih kepada kita orang percaya,
karena itu patutlah kita meneladani-Nya. Pentingnya kasih itu dapat juga
kita lihat dalam Alkitab, “Jika kita tidak mengasihi, pada hakekatnya
kita tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih”. Paulus juga
menegaskan Kekristenan tanpa kasih adalah sia-sia (1 Kor. 13: 1-13). Jadi,
kasih bisa dikatakan sebagai dasar dari iman Kristen. Hidup Kristen yang
tidak dilandasi dengan kasih tidak mungkin berkenan kepada Allah.
Dalam hal mengasihi, yang pertama kita
harus mengasihi Allah dengan kasih yang sejati artinya bukan karena
terpaksa atau dengan motivasi yang keliru misalnya mengasihi Tuhan karena
ingin diberkati, dll. Selanjutnya mengasihi sesama, pertama saudara-saudara
seiman kemudian orang-orang yang tidak seiman. Mengasihi bukan berarti
kompromi dengan cara hidup mereka, tetapi justru sebaliknya kita wajib
mempengaruhi mereka. Artinya menjadi saksi Kristus bagi mereka terutama
melalui teladan kasih yang kita tunjukan kepada mereka dalam sikap hidup
kita sehari-hari. Jadi, marilah kita mulai memperlihatkan ciri khas hidup
Kristen yang sesungguhnya yaitu saling mengasihi dengan kasih yang tulus
seperti yang telah dipraktekkan oleh Tuhan Yesus sebagai teladan kita.
Haleluyah. (Jhw)
|