|
Kita semua adalah manusia yang penuh dengan
kelemahan. Oleh sebab itu, dalam menghadapai persoalan, kita cenderung
menjadi lemah dan akhirnya jatuh. Sebetulnya, saat kita mengambil keputusan
untuk menjadi anak-anak Allah, kita diberi kesempatan dan hak yang sama
dengan orang Kristen lainnya. Kita semua dipanggil untuk menjadi orang yang
kuat di dalam kuasaNya. Alkitab mengatakan, “Hendaklah kamu kuat di
dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya.” Harus diakui bahwa masih
banyak orang percaya lemah bahkan terus menerus hidup di dalam kelemahannya.
Kekuatan itu datangnya dari Tuhan, dan hanya Dia sumber kekuatan kita.
Mengapa kita harus menjadi orang yang kuat di dalam Tuhan?
|
1.
|
Karena iblis selalu
berusaha menipu kita (Efe. 6:11).
Di setiap kesempatan dan celah yang sekecil-kecilnyapun iblis selalu
berusaha untuk menipu kita. Alkitab dengan jelas menuliskan bahwa iblis
adalah penipu yang ulung(Kej.3:1-4,13), bahkan lebih ditegaskan lagi
bahwa iblis disebutkan sebagai bapa dari segala pendusta (Yoh.8:44). Itu
sebabnya kita harus kuat dan selalu berjaga supaya dapat bertahan melawan
tipu muslihat iblis. Karena orang kristen yang lemah akan menjadi sasaran
empuk bagi iblis untuk melaksanakan segala tipu dayanya.
|
|
2.
|
Karena hidup Kristen
adalah perjuangan (Efe. 6:12).
Saat kita mengambil keputusan untuk menjadi orang Kristen, itu berarti
kita telah masuk ke dalam medan
peperangan atau perjuangan. Perjuangan yang kita lakukan bukan melawan
musuh yang kelihatan, peperangan kita adalah melawan keinginan daging dan
roh-roh jahat. Setiap orang percaya harus terus berjuang melawan segala
keinginan dagingnya yang dipengaruhi oleh iblis. Jika kita tidak melawan
dan mematikan keinginan-keinginan itu, maka iblis akan terus menguasai
hidup kita.
|
|
3.
|
Karena hari-hari di
depan kita adalah hari yang jahat. Kita harus menyiapkan diri untuk
menghadapinya (Efe.6:13). Setiap orang percaya yang hidup dalam kekuatan
kuasa Allah akan mendapat kekuatan baru. Apapun yang dihadapinya tidak
akan membuatnya goyah karena ada kekuatan Allah yang menopangnya.
|
Jadi bukan saatnya bagi kita untuk
duduk-duduk dan bersantai, sekarang adalah saatnya untuk mempersiapkan diri
agar diri kita dapat menjadi orang-orang Kristen yang kuat di dalam kuasa Allah.
Sekarang ini iblis dengan segal tipu dayanya akan berusaha untuk
mempengaruhi menipu agar diri kita jatuh dalam dosa. Olehnya raihlah
kekuatan kuasa yang daripada Allah, agar diri kita dapat berjuang di
hari-hari yang semakin jahat ini. Ariel
|