RENUNGAN HARI INI
Rabu, 16 Nopember 2005

JANGAN CINTA UANG

Bacaan: 1 Timotius 6: 9-10

Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. (1 Tim. 6 : 10)

Dalam buku cerita anak-anak yang berjudul “Donal Bebek”, ada tokoh bernama Paman Gober, yang dikenal sangat kaya namun pelit. Ia selalu berpikir bagaimana mencari uang yang banyak. Bahkan digambarkan rasa sukacitanya bila “mandi” di atas tumpukan uang. Menurut konteks cerita kanak-kanak hal itu tampak biasa dan menggelikan. Tetapi, bukan mustahil kalau hal itu pun terjadi dalam kenyataan hidup ini. Sebab, tak sedikit pula orang percaya yang hidup dalam pola Kristen, tetapi hati dan pikirannya hanya pada uang (harta). Keinginan untuk memperkaya diri jauh lebih besar, ketimbang untuk memuliakan Tuhan dengan berkat uang yang diterimanya.

Keinginan akan uang cenderung menjadikankan kehausan yang tak terpuaskan. Ibarat meminum air laut, bukannya menghilangkan dahaga, justru semakin dahaga dan tak terpuaskan. Kemudian, mendasari keinginan atas uang untuk memperoleh rasa aman. Seolah-olah, jika memiliki uang banyak, lalu kehidupannya akan aman dan terjamin.

Kecenderungan lain atas keinginan akan uang, membuat orang menjadi egois. Untuk mendapatkan uang yang banyak ia rela kehilangan sesuatu, bahkan orang yang sangat dikasihinya sekalipun. Nafsu untuk mendapatkan uang menghilangkan perasaan kasih. Orang lain dianggap sebagai penghalang, jadi perlu disingkirkan dengan segala cara. Bukankah kita sering dengar, urusan uang tak ada hubungannya dengan persaudaraan. Artinya, uang mampu mempengaruhi seseorang untuk tidak mempertimbangkan hubungan kasih persaudaraan.

Masih sangat banyak dasar yang salah dalam pemahaman orang terhadap uang. Bahkan, pemahaman arti dari nats Alkitab yang menjadi acuan renungan hari ini, sering disalahartikan. Bukan “uang” yang menajdi akar masalah. Artinya, uang tidaklah berarti sama sekali, karena itu sekedar alat tukar. Tetapi, yang menjadi titik adalah tolak terjadinya perbuatan dosa atas dengan menggunakan uang atau dengan alasan uang. Kecintaan terhadap uanglah yang menjerumuskan, sehingga hati kita tertutup dan kasih Kristus tak lagi memancar dari kehidupan kiya. (tlt)

Doa:

Tuhan Yesus, ajar kami untuk mencitaiMu lebih sungguh lagi, dan jauhkan pencobaan atas kehidupan kami. Amin!

UANG TAK MAMPU MEMBELI KEAMANAN HANYA DALAM KRISTUS KITA MEMPEROLEH KETENANGAN

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




SPONSORED LINKS
Gpib Gpib card Gpib interface
Religion Gpib board Christianity


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke