|
Hari ini kita akan
melihat karakter orang Kristen, khususnya kalangan anak muda (perempuan).
Ada berbagai hal penting dan mendasar yang perlu dipahami oleh kita dalam
konteks karakter Kristen bagi kalangan perempuan muda. Namun, secara
mendasar pula hal ini mempunyai korelasi erat dengan karakter para
perempuan tua (dewasa).
Sebagai orang Kristen
yang termasuk kalangan anak muda perempuan, harus memiliki kebijaksanaan
dan kelembutan. Dalam konteks ini tentunya bukan sekedar perempuan muda
yang belum menikah, tapi perempuan muda secara keseluruhan. Jika ia seorang
istri, maka ada keharusan untuk menjaga keharmonisan keluarganya. Ia harus
mencurahkan perhatian sepenuhnya kepada suami dan anak-anaknya. Kemudian,
menjaga kesopanan dan kesuciannya, serta patuh terhadap suaminya. Begitu
pula bagi perempuan muda yang belum menikah. Dirinya harus dapat
dikendalikan, tidak liar, dan menjaga keberadaannya sebagai perempuan.
Prilakunya pun harus ditatanya sedemikian rupa, sehingga tidak menimbulkan
kesan jalang, dan memelihara kerinduan untuk selalu berada dalam terang dan
kasih Allah.
Kebiasaan membicarakan
orang lain (bergunjing) merupakan bagian yang erat dalam kehidupan
perempuan. Tetapi, sebagai orang Kristen seharusnya selalu berupaya untuk
mengendalakikan diri, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Dengan
demikian, akan terpancar kemuliaan Allah dalam setiap langkah kehidupannya.
Lebih dalam lagi, Allah pasti menyediakan masa depan yang gemilang untuk
diraihnya.
Kalangan muda sekarang
ini memang sangat memprihatinkan. Tidak sedikit yang terperangkap dalam
tindakan negatif, sehingga menenggelamkannya dalam kubangan dosa. Namun,
sebagai anak Tuhan kita tidak boleh diam dan terpaku dalam kubangan
tersebut. Tuhan Yesus pasti mau menolong dan mengangkat diri kita kembali,
asalkan kita mau berterus terang dan meminta Dia untuk menolong. Sebab,
Kristus itu kasih dan sanggup melakukan berbagai perkara yang mendatangkan
kebaikan bagi kehidupan. (tlt)
|