Itu kan jalan pikiran anda yg maunya serba murni dan lurus saja spt jalan tol, ...! TIDAK bisa melihat dalam kenyataan perjuangan dan perjalanan hidup manusia dalam masyarakat penuh dengan rintangan dan hambatan yang harus di selesaikan satu persatu, ... sesuai dengan kemampuan dan tingkat kesadaran masyarakat itu sendiri! Bukan dan tidak bisa berdasarkan kehendak subjektif seseorang, siapapun betapapun indahnya.

[email protected] [GELORA45] 於 14/2/2019 10:28 寫道:


kalau seperti yg anda katakan, utk apa Jokowi jadi presiden lagi? apa manfaatnya? toh ambur adul



---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

Tentu saya TIDAK tahu bagaimana jalan pikiran Jokowi dengan tim-kerjanya sesungguhnya, ... didalam perjuangan seringkali kita HARUS berbelok bahkan mundur selangkah dahulu, TIDAK BISA maju lurus terus dalam menghadapi gempuran lawan/musuh, apalagi kekuatan musuh cukup besar dan lebih besar dari kekuatan kita sendiri! Tidak bisa main seruduk! Ingat, kekuatan Jokowi sendiri bukanlah apa-apa, ... PDIP saja tidak memenuhi syrat menentukan capres sendiri, sedang Jokowi bukan Ketua Partai yang menentukan politik! Sedang disekitar Jokowi juga cukup banyak kekuatan bahkan jenderal tidak karuan, ...!

Saya sependapat dgn sementara pengamat yang menyatakan GEMPURAN keras menentang Ahok di pilgub DKI Jakarta, ujung tombak sesungguhnya menyasar Jokowi! Itulah sebab Jokowi perintahkan polisi memproses kasus Ahok menista Agama, untuk meredam kemarahan aksi-212. Dengan Ahok menjalani 2th penjara, bahkan Ahok naik banding setelah Buni Yani divonis juga digagalkan, berhasil meredam kebrutalan aksi-212 menjadijadi, ... Dan, syukurlah Ahok yang dikorbankan, nampak bisa memaklumi keadaan pahit ini dan tidak menjadi kapok politik, apatis apalagi anti-Jokowi!

Selama lebih 4 tahun ini masih bisa maju merayap sudah cukup baguuus, memang sulit untuk mencapai hasil yg ideal dan lebih baik lagi. Sedang kesadaran masyarakat umumnya juga belum memadai, ...



jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45] 於 13/2/2019 23:42 寫道:


    kelihatannya anda berpendapat demi Jokowi mempertahankan
    kekuasaan boleh mengorbankan siapa saja?


    cara pandang anda termasuk lucu juga, jelas sekali presiden
    membuat preseden hukum baru "masa protes/anarki dgn alasan
    tersinggung agama ternoda yg jadi korban kemudian diproses polisi
    dituntut jaksa jadi terdakwa penista agama" angka 17 kasus itu yg
    teramati angka sebenarnya bisa lebih banyak dan terus bertambah.
    dan sdh tentu itu kesalahan Jokowi!!!!

    yg dilakukan presiden pd dasarnya memberi pembenaran hukum atas
    protes masa nan anarkis itu, masa anarkis itu akan merasa
    tindakannya benar secara hukum, tindakan2 tekanan masa seperti
    itu menjadi trend dan berulang tanpa henti.

    uu penodaan agama memang harus dicabut, tetapi presiden telah
    menciptakan/melegalkan cara enforcement baru yg dedel duwel
    secara nasional. presiden yg grasa grusu gak mikir.


    ---In [email protected] <mailto:[email protected]>,
    <SADAR@...> <mailto:SADAR@...> wrote :

    Lalu, ... dimana kesalahannya? Apa kiranya yg bisa dilakukan
    Jokowi menghadapi aksi demo yg keras menuntut Ahok dipenjarakan
    itu? Sedang UU penodaan Agama masih tetap diberlakukan, ... Dan,
    kenyataan sudah 17 kasus penista Agama dijatuhi vonis antara
    tahun 2017-2018 ini! Apa semua kesalahan Jokowi, atau anda hendak
    mengatakan krn tidak segera cabut pasal UU penodaan Agama itu???


    jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45] 於
    13/2/2019 14:00 寫道:


        siapa bilang Jokowi tidak intervensi??? omong kosong!!!!
        jelas intervensi

        dalam proses hukum ada kepolisian, kejaksaan, baru
        kehakiman. tanpa adanya perintah Jokowi sdh jelas kasus itu
        tidak layak proses, baru pada tingkat kepolisian juga sudah
        di hentikan.

        perintah Jokowi memroses kasus Ahok jelas salah besar, itu
        membuat preseden hukum dedel duwel ambur adul. hal itu
        membuat intoleransi membludak meraja lela, coba lihat
        setelah itu berbagai peristiwa penodaan agama susul
        menyusul. pada dasarnya Jokowi seperti membuka kotak
        pandora, juga menunjukkan betapa lemah dan pengecutnya sang
        presiden dapat tekanan masa langsung kow tow.


        ---In [email protected]
        <mailto:[email protected]>, <SADAR@...>
        <mailto:SADAR@...> wrote :

        Dari kutipan yang anda ajukan, nampak jelas Jokowi selaku
        Preiden intervensi kasus Ahok dengan perintahkan Polri usut
        kasus Ahok sesuai TUNTUTAN aksi-demo, ... Tapi, Jokowi TIDAK
        membuktikan Intervensi HUKUM, konkritnya tidak intervensi
        proses dan keputusan pengadilan nya!

        Mestinya begitu juga dengan kasus Maarif dll, ...

        Atau menurut bung, perintah Jokowi mengusut kasus Ahok itu
        salah?


        Jonathan Goeij jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...>
        [GELORA45] 於 13/2/2019 3:19 寫道:


            Kurang jelas tentang kasus Maarif ini bagaimana, tetapi
            terus terang saja kurang paham dengan istilah presiden
            tak intervensi itu. Sewaktu kasus Ahok tempo doeloe
            juga disebut tidak intervensi tetapi toh Jokowi
            memerintahkan Kapolri "memroses" kasus penistaan agama
            itu padahal sebelumnya seperti yg ber-kali2 diutarakan
            Kapolri kasus itu tidak layak untuk diproses, Kapolri
            bahkan terus terang menyebut pemrosesan itu dalam
            rangka "*menangkap aspirasi publik yang berkembang*".
            Kalau hal ini bukan intervensi terus apa????

            ---
            "Beliau (Presiden) memerintahkan kepada saya untuk
            masalah penanganan kasus dugaan penodaan agama dengan
            terlapor Saudara Basuki Tjahaja Purnama harus dilakukan
            dengan langkah-langkah yang cepat dan transparan," ka
            ta Tito.
            ...
            "Namun saya sudah perintahkan sesuai dengan kewenangan
            diskresi yang ada pada saya. Saya perintahkan kepada
            Kabareskrim untuk melaksanakan proses, menggulirkan
            proses penyelidikan. *Ini dalam rangka untuk menangkap
            aspirasi publik yang berkembang*," kata Tito.
            
https://tirto.id/presiden-perintahkan-gelar-perkara-ahok-dilakukan-terbuka-b2tx
            ---
            "Presiden mengatakan dia sudah memerintahkan
            (kepolisian) untuk memproses (dugaan penistaan agama),"
            ujar Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf
            Amin setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di
            kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 1 November 2016.
            
https://nasional.tempo.co/read/816651/mui-jokowi-perintahkan-polisi-proses-hukum-ahok/full&view=ok
            ---



              Soal Maarif, Moeldoko Sebut Presiden Tak Intervensi
              Hukum
              
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190213002121-12-368706/soal-maarif-moeldoko-sebut-presiden-tak-intervensi-hukum>



                


                


                Soal Ma arif, Moeldoko Sebut Presiden Tak
                Intervensi Hukum

            Moeldoko menyebut Presiden tidak mengintervensi proses
            hukum yang dilontarkan menganggapi ditetapkannya juru
            bic...

            
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190213002121-12-368706/soal-maarif-moeldoko-sebut-presiden-tak-intervensi-hukum>





            
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
                不含病毒。www.avg.com
            
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>


            <#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke