Nggak masalah Chan atau siapa pun membela siapa pun selama punya argumen yang kuat, setidaknya valid. Toh semakin dewasa kan orang tak takut lagi menerima kenyataan yang berbeda dari harapannya.
Jadi, bisa tolong disebutkan siapa saja yang divonis dalam 17 kasus itu? --- jonathangoeij@... wrote: Pada kenyataannya yg dikorbankan bukan cuman Ahok tetapi kelompok minoritas seperti yg dikatakan Chan sendiri "Dan, kenyataan sudah 17 kasus penista Agama dijatuhi vonis antara tahun 2017-2018 ini!" kasus2 itu merupakan imbas kasus Ahok karena preseden dedel duwel yg diciptakan Jokowi itu dalam meng-enforce UU Penistaan Agama. Si Chan pada dasarnya membuta tulikan dirinya sendiri dgn ideologi "belok mundur" itu. Apakah benar Jokowi jadi sasaran atau hanya sekedar kilah yg dibuat para penjilat pantat? --- ajegilelu@... wrote : Dengan kata lain, gempuran mengarah ke Jokowi, maka demi mempertahankan kekuasaan Jokowi boleh mengorbankan siapa saja dengan segala cara. kelihatannya anda berpendapat demi Jokowi mempertahankankekuasaan boleh mengorbankan siapa saja? Saya sependapat dgnsementara pengamat yang menyatakan GEMPURAN keras menentangAhok di pilgub DKI Jakarta, ujung tombak sesungguhnya menyasarJokowi! Pertanyaannya, kenapa Jokowi sampai jadi sasaran? --- jonathangoeij@... wrote: kalau seperti yg anda katakan, utk apa Jokowi jadi presiden lagi? apa manfaatnya? toh ambur adul --- SADAR@... wrote : Tentu saya TIDAK tahubagaimana jalan pikiran Jokowi dengan tim-kerjanyasesungguhnya, ... didalam perjuangan seringkali kita HARUSberbelok bahkan mundur selangkah dahulu, TIDAK BISA maju lurusterus dalam menghadapi gempuran lawan/musuh, apalagi kekuatanmusuh cukup besar dan lebih besar dari kekuatan kita sendiri!Tidak bisa main seruduk! Ingat, kekuatan Jokowi sendiribukanlah apa-apa, ... PDIP saja tidak memenuhi syratmenentukan capres sendiri, sedang Jokowi bukan Ketua Partaiyang menentukan politik! Sedang disekitar Jokowi juga cukupbanyak kekuatan bahkan jenderal tidak karuan, ...! Saya sependapat dgnsementara pengamat yang menyatakan GEMPURAN keras menentangAhok di pilgub DKI Jakarta, ujung tombak sesungguhnya menyasarJokowi! Itulah sebab Jokowi perintahkan polisi memproses kasusAhok menista Agama, untuk meredam kemarahan aksi-212. DenganAhok menjalani 2th penjara, bahkan Ahok naik banding setelahBuni Yani divonis juga digagalkan, berhasil meredam kebrutalanaksi-212 menjadijadi, ... Dan, syukurlah Ahok yangdikorbankan, nampak bisa memaklumi keadaan pahit ini dan tidakmenjadi kapok politik, apatis apalagi anti-Jokowi! Selama lebih 4 tahunini masih bisa maju merayap sudah cukup baguuus, memang sulituntuk mencapai hasil yg ideal dan lebih baik lagi. Sedangkesadaran masyarakat umumnya juga belum memadai, ... jonathangoeij@... 於13/2/2019 23:42 寫道: kelihatannya anda berpendapat demi Jokowi mempertahankankekuasaan boleh mengorbankan siapa saja? cara pandang anda termasuk lucu juga, jelas sekalipresiden membuat preseden hukum baru "masa protes/anarkidgn alasan tersinggung agama ternoda yg jadi korbankemudian diproses polisi dituntut jaksa jadi terdakwapenista agama" angka 17 kasus itu yg teramati angkasebenarnya bisa lebih banyak dan terus bertambah. dan sdhtentu itu kesalahan Jokowi!!!! yg dilakukan presiden pd dasarnya memberi pembenaranhukum atas protes masa nan anarkis itu, masa anarkis ituakan merasa tindakannya benar secara hukum, tindakan2tekanan masa seperti itu menjadi trend dan berulang tanpahenti. uu penodaan agama memang harus dicabut, tetapi presidentelah menciptakan/melegalkan cara enforcement baru ygdedel duwel secara nasional. presiden yg grasa grusu gakmikir. --- SADAR@... wrote : Lalu, ...dimana kesalahannya? Apa kiranya yg bisa dilakukanJokowi menghadapi aksi demo yg keras menuntut Ahokdipenjarakan itu? Sedang UU penodaan Agama masihtetap diberlakukan, ... Dan, kenyataan sudah 17kasus penista Agama dijatuhi vonis antara tahun2017-2018 ini! Apa semua kesalahan Jokowi, atauanda hendak mengatakan krn tidak segera cabutpasal UU penodaan Agama itu??? jonathangoeij@... 於 13/2/2019 14:00 寫道: siapa bilang Jokowi tidak intervensi??? omongkosong!!!! jelas intervensidalam proses hukum ada kepolisian,kejaksaan, baru kehakiman. tanpa adanyaperintah Jokowi sdh jelas kasus itu tidaklayak proses, baru pada tingkat kepolisianjuga sudah di hentikan. perintah Jokowi memroses kasus Ahok jelassalah besar, itu membuat preseden hukum dedelduwel ambur adul. hal itu membuat intoleransimembludak meraja lela, coba lihat setelah ituberbagai peristiwa penodaan agama susulmenyusul. pada dasarnya Jokowi seperti membukakotak pandora, juga menunjukkan betapa lemahdan pengecutnya sang presiden dapat tekananmasa langsung kow tow. --- [email protected] : Dari kutipan yang anda ajukan,nampak jelas Jokowi selaku Preidenintervensi kasus Ahok denganperintahkan Polri usut kasus Ahoksesuai TUNTUTAN aksi-demo, ... Tapi,Jokowi TIDAK membuktikan IntervensiHUKUM, konkritnya tidak intervensiproses dan keputusan pengadilan nya! Mestinya begitu juga dengan kasusMaarif dll, ... Atau menurut bung, perintah Jokowimengusut kasus Ahok itu salah? JonathanGoeij 於 13/2/2019 3:19 寫道: Kurang jelas tentang kasusMaarif ini bagaimana, tetapi terusterang saja kurang paham denganistilah presiden tak intervensiitu. Sewaktu kasus Ahok tempodoeloe juga disebut tidakintervensi tetapi toh Jokowimemerintahkan Kapolri "memroses"kasus penistaan agama itu padahalsebelumnya seperti yg ber-kali2diutarakan Kapolri kasus itu tidaklayak untuk diproses, Kapolribahkan terus terang menyebutpemrosesan itu dalam rangka "menangkapaspirasi publik yangberkembang". Kalauhal ini bukan intervensi terusapa???? ---"Beliau(Presiden) memerintahkankepada saya untuk masalahpenanganan kasus dugaanpenodaan agama dengan terlaporSaudara Basuki Tjahaja Purnamaharus dilakukan denganlangkah-langkah yang cepat dantransparan," ka ta Tito. ...."Namunsaya sudah perintahkansesuai dengan kewenangandiskresi yang ada padasaya. Saya perintahkankepada Kabareskrim untukmelaksanakan proses,menggulirkan prosespenyelidikan. Ini dalamrangka untuk menangkapaspirasi publik yangberkembang,"kata Tito. https://tirto.id/presiden-perintahkan-gelar-perkara-ahok-dilakukan-terbuka-b2tx ---"Presidenmengatakan dia sudahmemerintahkan (kepolisian)untuk memproses (dugaanpenistaan agama)," ujar KetuaUmum Majelis Ulama Indonesia(MUI) Ma'ruf Amin setelahbertemu dengan Presiden JokoWidodo di kompleks IstanaKepresidenan, Selasa, 1November 2016. https://nasional.tempo.co/read/816651/mui-jokowi-perintahkan-polisi-proses-hukum-ahok/full&view=ok --- SoalMaarif, Moeldoko SebutPresiden Tak IntervensiHukum
