Oya? Jokowi jujur? Belum pernah lihat dia berbohong??
Jadi pengin tau.. arti 'jujur' dan 'bohong' menurut Anda.
--- SADAR@... wrote:
Kalau ternyata Jokowi hanya utk pertahankan kekuasaan mengorban siapa saja
dengan segala cara, ... yaa, kita GEMPUR ramai-ramai bersama!
Bukankah Jokowi-Ahok saat bersama sebagai Gub-wagub DKI Jkt sudah nampak
kesamaan karakter dan kejujuran dalam memperjuangkan kepentingan warga Jkt,
.... CUKUP BAGUUUS sb pemimpin rakyat!
ajeg 於 14/2/2019 12:12 寫道:
Dengan kata lain, gempuran mengarah ke Jokowi, maka demi mempertahankan
kekuasaan Jokowi boleh mengorbankan siapa saja dengan segala cara.
kelihatannya anda berpendapat demi Jokowi mempertahankan kekuasaan boleh
mengorbankan siapa saja?
Saya sependapat dgn sementara pengamat yang menyatakan GEMPURAN keras
menentang Ahok di pilgub DKI Jakarta, ujung tombak sesungguhnya menyasar
Jokowi!
Pertanyaannya, kenapa Jokowi sampai jadi sasaran?
--- jonathangoeij@... wrote:
kalau seperti yg anda katakan, utk apa Jokowi jadi presiden lagi? apa
manfaatnya? toh ambur adul
--- SADAR@... wrote :
Tentu saya TIDAK tahu bagaimana jalan pikiran Jokowi dengan tim-kerjanya
sesungguhnya, ... didalam perjuangan seringkali kita HARUS berbelok bahkan
mundur selangkah dahulu, TIDAK BISA maju lurus terus dalam menghadapi gempuran
lawan/musuh, apalagi kekuatan musuh cukup besar dan lebih besar dari kekuatan
kita sendiri! Tidak bisa main seruduk! Ingat, kekuatan Jokowi sendiri bukanlah
apa-apa, ... PDIP saja tidak memenuhi syrat menentukan capres sendiri, sedang
Jokowi bukan Ketua Partai yang menentukan politik! Sedang disekitar Jokowi juga
cukup banyak kekuatan bahkan jenderal tidak karuan, ....!
Saya sependapat dgn sementara pengamat yang menyatakan GEMPURAN keras
menentang Ahok di pilgub DKI Jakarta, ujung tombak sesungguhnya menyasar
Jokowi! Itulah sebab Jokowi perintahkan polisi memproses kasus Ahok menista
Agama, untuk meredam kemarahan aksi-212. Dengan Ahok menjalani 2th penjara,
bahkan Ahok naik banding setelah Buni Yani divonis juga digagalkan, berhasil
meredam kebrutalan aksi-212 menjadijadi, ... Dan, syukurlah Ahok yang
dikorbankan, nampak bisa memaklumi keadaan pahit ini dan tidak menjadi kapok
politik, apatis apalagi anti-Jokowi!
Selama lebih 4 tahun ini masih bisa maju merayap sudah cukup baguuus, memang
sulit untuk mencapai hasil yg ideal dan lebih baik lagi. Sedang kesadaran
masyarakat umumnya juga belum memadai, ...
jonathangoeij@... 於 13/2/2019 23:42 寫道:
kelihatannya anda berpendapat demi Jokowi mempertahankan kekuasaan boleh
mengorbankan siapa saja?
cara pandang anda termasuk lucu juga, jelas sekali presiden membuat preseden
hukum baru "masa protes/anarki dgn alasan tersinggung agama ternoda yg jadi
korban kemudian diproses polisi dituntut jaksa jadi terdakwa penista agama"
angka 17 kasus itu yg teramati angka sebenarnya bisa lebih banyak dan terus
bertambah. dan sdh tentu itu kesalahan Jokowi!!!!
yg dilakukan presiden pd dasarnya memberi pembenaran hukum atas protes masa
nan anarkis itu, masa anarkis itu akan merasa tindakannya benar secara hukum,
tindakan2 tekanan masa seperti itu menjadi trend dan berulang tanpa henti.
uu penodaan agama memang harus dicabut, tetapi presiden telah
menciptakan/melegalkan cara enforcement baru yg dedel duwel secara nasional.
presiden yg grasa grusu gak mikir.
--- SADAR@... wrote :
Lalu, ... dimana kesalahannya? Apa kiranya yg bisa dilakukan Jokowi menghadapi
aksi demo yg keras menuntut Ahok dipenjarakan itu? Sedang UU penodaan Agama
masih tetap diberlakukan, ... Dan, kenyataan sudah 17 kasus penista Agama
dijatuhi vonis antara tahun 2017-2018 ini! Apa semua kesalahan Jokowi, atau
anda hendak mengatakan krn tidak segera cabut pasal UU penodaan Agama itu???
jonathangoeij@... 於 13/2/2019 14:00 寫道:
siapa bilang Jokowi tidak intervensi??? omong kosong!!!! jelas intervensi
dalam proses hukum ada kepolisian, kejaksaan, baru kehakiman. tanpa adanya
perintah Jokowi sdh jelas kasus itu tidak layak proses, baru pada tingkat
kepolisian juga sudah di hentikan.
perintah Jokowi memroses kasus Ahok jelas salah besar, itu membuat preseden
hukum dedel duwel ambur adul. hal itu membuat intoleransi membludak meraja
lela, coba lihat setelah itu berbagai peristiwa penodaan agama susul menyusul.
pada dasarnya Jokowi seperti membuka kotak pandora, juga menunjukkan betapa
lemah dan pengecutnya sang presiden dapat tekanan masa langsung kow tow.
--- SADAR@... wrote :
Dari kutipan yang anda ajukan, nampak jelas Jokowi selaku Preiden intervensi
kasus Ahok dengan perintahkan Polri usut kasus Ahok sesuai TUNTUTAN aksi-demo,
... Tapi, Jokowi TIDAK membuktikan Intervensi HUKUM, konkritnya tidak
intervensi proses dan keputusan pengadilan nya!
Mestinya begitu juga dengan kasus Maarif dll, ...
Atau menurut bung, perintah Jokowi mengusut kasus Ahok itu salah?
Jonathan Goeij 於 13/2/2019 3:19 寫道:
Kurang jelas tentang kasus Maarif ini bagaimana, tetapi terus terang saja
kurang paham dengan istilah presiden tak intervensi itu. Sewaktu kasus Ahok
tempo doeloe juga disebut tidak intervensi tetapi toh Jokowi memerintahkan
Kapolri "memroses" kasus penistaan agama itu padahal sebelumnya seperti yg
ber-kali2 diutarakan Kapolri kasus itu tidak layak untuk diproses, Kapolri
bahkan terus terang menyebut pemrosesan itu dalam rangka "menangkap aspirasi
publik yang berkembang". Kalau hal ini bukan intervensi terus apa????
--- "Beliau (Presiden) memerintahkan kepada saya untuk masalah penanganan
kasus dugaan penodaan agama dengan terlapor Saudara Basuki Tjahaja Purnama
harus dilakukan dengan langkah-langkah yang cepat dan transparan," ka ta Tito.
... "Namun saya sudah perintahkan sesuai dengan kewenangan diskresi yang ada
pada saya. Saya perintahkan kepada Kabareskrim untuk melaksanakan proses,
menggulirkan proses penyelidikan. Ini dalam rangka untuk menangkap aspirasi
publik yang berkembang," kata Tito.
https://tirto.id/presiden-perintahkan-gelar-perkara-ahok-dilakukan-terbuka-b2tx
--- "Presiden mengatakan dia sudah memerintahkan (kepolisian) untuk memproses
(dugaan penistaan agama)," ujar Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf
Amin setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana
Kepresidenan, Selasa, 1 November 2016.
https://nasional.tempo.co/read/816651/mui-jokowi-perintahkan-polisi-proses-hukum-ahok/full&view=ok
---
Soal Maarif, Moeldoko Sebut Presiden Tak Intervensi Hukum