Kalau ternyata Jokowi hanya utk pertahankan kekuasaan mengorban siapa
saja dengan segala cara, ... yaa, kita GEMPUR ramai-ramai bersama!
Bukankah Jokowi-Ahok saat bersama sebagai Gub-wagub DKI Jkt sudah nampak
kesamaan karakter dan kejujuran dalam memperjuangkan kepentingan warga
Jkt, ... CUKUP BAGUUUS sb pemimpin rakyat!
ajeg [email protected] [GELORA45] 於 14/2/2019 12:12 寫道:
Dengan kata lain, gempuran mengarah ke Jokowi, maka demi
mempertahankan kekuasaan Jokowi boleh mengorbankan siapa saja dengan
segala cara.
kelihatannya anda berpendapat demi Jokowi mempertahankan kekuasaan
boleh mengorbankan siapa saja?
Saya sependapat dgn sementara pengamat yang menyatakan GEMPURAN keras
menentang Ahok di pilgub DKI Jakarta, ujung tombak sesungguhnya
menyasar Jokowi!
Pertanyaannya, kenapa Jokowi sampai jadi sasaran?
--- jonathangoeij@... wrote:
kalau seperti yg anda katakan, utk apa Jokowi jadi presiden lagi? apa
manfaatnya? toh ambur adul
--- SADAR@... wrote :
Tentu saya TIDAK tahu bagaimana jalan pikiran Jokowi dengan
tim-kerjanya sesungguhnya, ... didalam perjuangan seringkali kita
HARUS berbelok bahkan mundur selangkah dahulu, TIDAK BISA maju lurus
terus dalam menghadapi gempuran lawan/musuh, apalagi kekuatan musuh
cukup besar dan lebih besar dari kekuatan kita sendiri! Tidak bisa
main seruduk! Ingat, kekuatan Jokowi sendiri bukanlah apa-apa, ...
PDIP saja tidak memenuhi syrat menentukan capres sendiri, sedang
Jokowi bukan Ketua Partai yang menentukan politik! Sedang disekitar
Jokowi juga cukup banyak kekuatan bahkan jenderal tidak karuan, ...!
Saya sependapat dgn sementara pengamat yang menyatakan GEMPURAN keras
menentang Ahok di pilgub DKI Jakarta, ujung tombak sesungguhnya
menyasar Jokowi! Itulah sebab Jokowi perintahkan polisi memproses
kasus Ahok menista Agama, untuk meredam kemarahan aksi-212. Dengan
Ahok menjalani 2th penjara, bahkan Ahok naik banding setelah Buni Yani
divonis juga digagalkan, berhasil meredam kebrutalan aksi-212
menjadijadi, ... Dan, syukurlah Ahok yang dikorbankan, nampak bisa
memaklumi keadaan pahit ini dan tidak menjadi kapok politik, apatis
apalagi anti-Jokowi!
Selama lebih 4 tahun ini masih bisa maju merayap sudah cukup baguuus,
memang sulit untuk mencapai hasil yg ideal dan lebih baik lagi. Sedang
kesadaran masyarakat umumnya juga belum memadai, ...
jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> 於 13/2/2019 23:42 寫道:
kelihatannya anda berpendapat demi Jokowi mempertahankan kekuasaan
boleh mengorbankan siapa saja?
cara pandang anda termasuk lucu juga, jelas sekali presiden membuat
preseden hukum baru "masa protes/anarki dgn alasan tersinggung agama
ternoda yg jadi korban kemudian diproses polisi dituntut jaksa jadi
terdakwa penista agama" angka 17 kasus itu yg teramati angka
sebenarnya bisa lebih banyak dan terus bertambah. dan sdh tentu itu
kesalahan Jokowi!!!!
yg dilakukan presiden pd dasarnya memberi pembenaran hukum atas protes
masa nan anarkis itu, masa anarkis itu akan merasa tindakannya benar
secara hukum, tindakan2 tekanan masa seperti itu menjadi trend dan
berulang tanpa henti.
uu penodaan agama memang harus dicabut, tetapi presiden telah
menciptakan/melegalkan cara enforcement baru yg dedel duwel secara
nasional. presiden yg grasa grusu gak mikir.
--- SADAR@... <mailto:SADAR@...> wrote :
Lalu, ... dimana kesalahannya? Apa kiranya yg bisa dilakukan Jokowi
menghadapi aksi demo yg keras menuntut Ahok dipenjarakan itu? Sedang
UU penodaan Agama masih tetap diberlakukan, ... Dan, kenyataan sudah
17 kasus penista Agama dijatuhi vonis antara tahun 2017-2018 ini! Apa
semua kesalahan Jokowi, atau anda hendak mengatakan krn tidak segera
cabut pasal UU penodaan Agama itu???
jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> 於 13/2/2019 14:00 寫道:
siapa bilang Jokowi tidak intervensi??? omong kosong!!!! jelas intervensi
dalam proses hukum ada kepolisian, kejaksaan, baru kehakiman. tanpa
adanya perintah Jokowi sdh jelas kasus itu tidak layak proses, baru
pada tingkat kepolisian juga sudah di hentikan.
perintah Jokowi memroses kasus Ahok jelas salah besar, itu membuat
preseden hukum dedel duwel ambur adul. hal itu membuat intoleransi
membludak meraja lela, coba lihat setelah itu berbagai peristiwa
penodaan agama susul menyusul. pada dasarnya Jokowi seperti membuka
kotak pandora, juga menunjukkan betapa lemah dan pengecutnya sang
presiden dapat tekanan masa langsung kow tow.
--- SADAR@... <mailto:SADAR@...> wrote :
Dari kutipan yang anda ajukan, nampak jelas Jokowi selaku Preiden
intervensi kasus Ahok dengan perintahkan Polri usut kasus Ahok sesuai
TUNTUTAN aksi-demo, ... Tapi, Jokowi TIDAK membuktikan Intervensi
HUKUM, konkritnya tidak intervensi proses dan keputusan pengadilan nya!
Mestinya begitu juga dengan kasus Maarif dll, ...
Atau menurut bung, perintah Jokowi mengusut kasus Ahok itu salah?
Jonathan Goeij 於 13/2/2019 3:19 寫道:
Kurang jelas tentang kasus Maarif ini bagaimana, tetapi terus terang
saja kurang paham dengan istilah presiden tak intervensi itu. Sewaktu
kasus Ahok tempo doeloe juga disebut tidak intervensi tetapi toh
Jokowi memerintahkan Kapolri "memroses" kasus penistaan agama itu
padahal sebelumnya seperti yg ber-kali2 diutarakan Kapolri kasus itu
tidak layak untuk diproses, Kapolri bahkan terus terang menyebut
pemrosesan itu dalam rangka "*menangkap aspirasi publik yang
berkembang*". Kalau hal ini bukan intervensi terus apa????
---
"Beliau (Presiden) memerintahkan kepada saya untuk masalah penanganan
kasus dugaan penodaan agama dengan terlapor Saudara Basuki Tjahaja
Purnama harus dilakukan dengan langkah-langkah yang cepat dan
transparan," ka ta Tito.
...
"Namun saya sudah perintahkan sesuai dengan kewenangan diskresi yang
ada pada saya. Saya perintahkan kepada Kabareskrim untuk melaksanakan
proses, menggulirkan proses penyelidikan. *Ini dalam rangka untuk
menangkap aspirasi publik yang berkembang*," kata Tito.
https://tirto.id/presiden-perintahkan-gelar-perkara-ahok-dilakukan-terbuka-b2tx
---
"Presiden mengatakan dia sudah memerintahkan (kepolisian) untuk
memproses (dugaan penistaan agama)," ujar Ketua Umum Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin setelah bertemu dengan Presiden Joko
Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 1 November 2016.
https://nasional.tempo.co/read/816651/mui-jokowi-perintahkan-polisi-proses-hukum-ahok/full&view=ok
---
Soal Maarif, Moeldoko Sebut Presiden Tak Intervensi Hukum
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190213002121-12-368706/soal-maarif-moeldoko-sebut-presiden-tak-intervensi-hukum>
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com