Saya sependapat dgn Anda bhw Amerika/AS membuat dunia kacau dan penderitaan rakyat di banyak negara karena politik hegemoni dan sebagai polisi dunia nya dimana AS kan "menghancurkan" negara2 yg tidak mau mengekor kpd AS. RRT sekarang bisa mengimbangi AS dalam bidang ekonomi. Namun, kekuatan militer RRT di bidang roket nuklir (dgn bom nuklir) kemungkinan sekali masih kalah banyak. Buat RRT, barangkali sekarang yg lebih penting, asal mempunyai kekuatan roket nuklir jarak jauh/intercontinental, yg bisa utk pembalasan balik sebagai "deterrent". Kekuatan ekonomi harus di back-up dgn kekuatan militer kalau tidak mau ditekan oleh AS atau mesti mengekor thd AS. RRT harus paling sedikit memperkuat kekuatan senjata konvensional. Kapal induk RRT sekarang cuma 2, satu dari beli dari Rusia dan satu bikin sendiri. Tambahan jumlah kapal induk masih berlangsung di RRT. Karena kekuatan armada AS jauh lebih kuat, RRT telah memperbanyak kapal2 selam nya yg canggih. Beberapa bulan yg lalu kapal induk AS dan pengiring2 nya (destroyer dsb), didekati oleh kapal kapal selam RRT tetapi tidak diketahui oleh armadanya. Ini membuat Pentagon sangat kuatir. Bagaimana kalau kapal induk yg mahal luar bisa dan ber-crew ribuan angkatan laut, hancur/ditenggelamkan oleh kapal selam yg jauh lebih murah. Pembuatan pulau2 di di South China Sea/SCA, juga mempunyai tujuan strategis utk menghadapi armada kapal AS. Dan penggunaan ranjau2 di SCA kalau diperlukan akan juga membahayakan armada AS. Tentang Rusia, sayangnya ekonomi dari Rusia, masih lemah utk menghadapi AS. Tetapi kekuatan roket nuklirnya ditakuti oleh AS. Apalagi dgn adanya Hypersonic rocket yg dipunyai/diciptakan oleh Rusia baru2 ini. Yg memakan waktu beberapa menit bisa sampai di AS. RRT juga baru mengembangkan Hypersonic rocket utk "deterrent" thd AS. Kalau Rusia juga kuat dan bisa sebagai superpower (militer dan ekonomi), AS tidak bisa main semaunya saja. Barangkali dunia lebih baik kalau ada multi-superpower daripada cuma ada satu AS superpower. Barangkali tidak jelek bhw America is declining superpower now.
BH Jo
