Paklik Syarif dawuh:

 

Ketika bayi lahir dari rahim. Bayi itu langsung menangis dan mencari
mencari-cari susu ibunya. Padahal bayi sewaktu lahir, kecerdasaanya belum
optimal, 

Lantas darimana datangnya keputusan dari sang bayi untuk netek susu ibunya,
sang bayi tidak memerlukan kalkulasi-kalkulasi ataupun pengalaman sebelumnya
untuk mengambil keputusan.

Itu jika memang jika anda berpendapat bahwa pengambilan keputusan seperti
bertanya pada kasus malaikat bertanya kepada ALLAH adalah hasil dari
kalkulasi-kalkulasi penilaian dan pengalaman.

-----------------

Gimana neh...., kok sampeyan malah men-sejajarkan para Malaikat yang suci
itu dengan kambing??? Hehe hehehe he bweehehehe.... paklik...paklik....
makanya saya pakai kalimat "kalkulasi" untuk membedakan antara analisa
dengan insting. Kalau bayi sih ya, sama dengan jenis mamalia yang lain,
insting neteknya sudah ada begitu dia dilahirkan. Ndak bisa menganalisa
apa-apa karena memang belum ada ilmunya. Lha kalau Malaikat itu, jangankan
dalam berpendapat, terhadap laku apapun selalu berdasar pada pancaran al-Ilm
dari Allah swt. 

 

Insting itu, ini murni pendapat saya, bawaan nafsu. Hanya ada di makhluk
yang mengandung nafsu. Malaikat yang tidak punya nafsu, mana mu'in pakai
insting, paklik.... monggo diunjuk...

 

Nuwun;

Tejosuroso

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke