Kamis, 14 Juli 2011 Gubernur, ”Agar Diakui Secara Internasional” *Urang Sunda Kudu Berprestasi * *GUBERNUR* Jawa Barat, Ahmad Heryawan menegaskan, bahasa Sunda dan bahasa daerah di Jabar bisa sejajar dengan bahasa lain di tingkat nasional. Asalkan ada masyarakat Jabar yang berprestasi dalam berbahasa Sunda (daerah). Dan, menurutnya, urang Sunda bisa berprestasi.
"Selain itu harus ada penguatan terhadap bahasa Sunda agar diakui secara nasional maupun internasional," ungkap Heryawan pada penutupan Kongres Basa Sunda (KBS) IX di Grand Jaya Raya, Cipayung, Kab. Bogor, Rabu (13/7). Setidaknya, katanya, harus ada mindset bahasa Sunda agar bahasa Sunda bisa menjadi bahasa kebangsaan yang tak bisa dipisahkan dari persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satunya yakni dengan memperkenalkan bahasa Sunda melalui media massa. "Media massa merupakan media yang bisa memasifkan bahasa Sunda kepada masyarakat," tandasnya. Karena itu, ia meminta Lembaga Basa jeung Sastra Sunda (LBSS) bisa segera bekerja melaksanakan kegiatan kebahasaan kepada masyarakat. Tentunya, Pemprov Jabar akan mendukung dan mendorong apa yang akan dilaksanakan LBSS. "Semuanya bisa terlaksana apabila dilakukan dengan bersama-sama atau gawe babarengan," tandasnya. Untuk masalah anggaran, katanya, Pemprov Jabar sudah menganggarkannya melalui Dinas Pendidikan maupun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar. Karena itu, lanjutnya, perlu pembahasan khusus mengenai anggaran untuk pelestarian dan pengembangan bahasa Sunda (daerah). "Pemprov Jabar sangat concern untuk membiayai masalah pelestarian dan pengembangan bahasa daerah yang ada di Jabar, khususnya bahasa Sunda," tandasnya. *Panggeuing* Kongres Basa Sunda (KBS) IX tahun 2011 menghasilkan tujuh rekomendasi (Panggeuing Cipayung) kepada Pemerintah Provinsi Jabar, kabupaten/kota, DPRD maupun lembaga kasundaan. Hal itu diungkapkan Ketua Tim Perumus KBS IX, Yayat Hendayana sebelum penutupan KBS IX di Grand Jaya Raya, Cipayung, Kab. Bogor. Hasil rekomendasi KBS IX atau Panggeuing Cipayung ini diserahkan kepada Gubenur Jabar, Ahmad Heryawan didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Herdiwan, Ketua LBSS, dan Ketua KBS IX sebelum penutupan KBS IX. (kiki kurnia/GM)** http://www.klik-galamedia.com/indexedisi.php?id=20110714&wartakode=20110714081958
