Saya juga gak pernah berpendapat kalo kesuksesan seseorang itu
karena faktor genetis-etnis, kok.

Dalam 3 faktor yang saya sebutkan di awal mula, saya hanya
menyinggung soal budaya, filsafat, dan politik. FAktor etnis tentu
berperan, tapi itu karena meerka membentuk lingkaran khas budaya,
ajaran filsafat, dan warna politik mereka sendiri, beserta ragamnya.
Maka itu, saya minta pendapat teman2, dimana saya berharap dapat
memperoleh tambahan informasi yang mendiskusikan kaitan masalah
dengan dimensi filsafat, kultur, dan politiknya.

Salam dan terima kasih



--- In [email protected], ariel chairil hudha
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Untuk melihat jalan kesuksesan itu bukan hanya dari kacamata
etnik,  bisa di katakan Etnik Tionghoa merupakan Etnik yang sukses
di  Indonesia, namun apakah itu karena etnik? kalo menurut saya itu
bukan  pengaruh etnik tetapi disebabkan atas kegigihannya, Suku jawa
juga  gigih bekerja, namun suku jawa kebanyak bekerja bukan hanya
untuk  dirinya, tetapi untuk menghidupi keluarganya yang besar dan
banyak.
>   maka untuk itu Etnik dan Etos tidak ada kaitan, apalagi kini,
bukan  hanya orang Indonesia yang menjadi preman dan pemalas, tetapi
orang  tionghoa juga menjadi preman malah lebih sadis lagi, seperti
beberapa  preman yang ada di Medan, mereka lebih banyak berbisnis
ala ke  maksiatan, jadi tidak ada kata satu pun etnik itu ada
kaitannya untuk  melihat etos kerja seseorang di dewasa ini.
>   Saudara Lim benar, Etnik Tionghoa dan India itu gigih, tetapi
bukan  secara keseluruhan dan bukan pula orang Indonesia itu tidak
gigih dan  hanya mau jadi preman, mungkin itu bisa digaris bawahi,
orang Indonesia  yang mana, kalau menurut saya orang Indonesia yang
serakah dan males  bekerja saja yang mau jadi preman, tetapi ingat
bukan orang Indonesia  Secara keseluruhan, Anda coba melihatnya
hingga ke pelosok desa, ok  Saudara Lim.
>   Tahun lalu saya ke Aceh, yang saya dapati bukan kebanyakan orang
Aceh  itu rajin, tetapi malah sebaliknya mereka lebih mengharapkan
bantuan  datang. jadi saya harapkan saudara Lim lihat secara dekat,
tentang  bagaimana Ratusan Etnik yang ada di Indonesia ini bekerja,
ok Saudara  lim
>
>   By
>   Ariel
>   Medan

Kirim email ke