> Assalamu A'laikum W.w.
> 
> Partamu: Tarimo kasih atas penjelasan Adinda Rahima.

Terimakasih sama-sama kanda.

> Kaduo : Jawaban Rahima menjadi wacana di milist
> kita, itu
> pertanda baik. Semoga semoua anggota mendapat
> pelajaran
> berharga dari diskusi ini, "ma nyo nan antah, ma nyo
> nan
> bareh", boalah nak dipiliahnyo sorang-sorang. 
> Saya tidak tahu, apakah masalah fiqh ini selalu
> demikian,
> artinya selalu ada perbedaan pendapat dalam memberi
> penafsiran terhadap Ayat Al Qur'an dan Hadist
> Rasulullah.

Hmm,.tergantung permasalahannya kanda. Ada yang sudah
sepakat semua, kalau lafaz hadist dari Rasulullah
sama. Atau penafsiran para sahabat terhadap suatu ayat
sama. Ada juga berbeda, bila lafaz hadistnya berbeda,
atau penafsiran sahabat juga berbeda. Yang penting,
tidak lari dari substansinya.

Kenapa terjadi perbedaan itu? Karena dalam hadist
Rasulullah juga ada beberapa hal, yang terkadang lain.
Contoh, satu sisi Rasulullah shalat dhuha sekian
rakaat, sisi lain, lain lagi.
Atau satu sisi Rasulullah ketika ditanya amalan apa
yang paling baik, beliau jawab jihad. Ketika ditanya
lagi, amalan apakah yang paling baik, beliau jawab
yang sedikit tapi berketerusan, dan jawaban-jawaban
yang berbeda dalam satu pertanyaan. Contoh semacam ini
cukup banyak.


> Sebenarnya ini masalah "persepsi", pemahaman, atau
> bagaimana seseorang memberi "arti" terhadap satu
> "lambang",
> fenomena, tanda, secara mendasar. Bagi seorang ibu,
> pisau
> adalah satu alat yang digunakan untuk memotong ikan,
> sayur
> misalnya. Bagi tukang daging di pasar hampir sama
> dengan
> ibu di dapur, cuma tempatnya berbeda.
> Bagi seorang penjahat misalnya pisau adalah alat
> untuk
> merampok, atau membunuh. Nah, begitulah rasanya kita
> melihat bagaimana seseorang mempersepsi (memberikan
> arti)
> terhadap satu fenomena, atau menerjemahkan satu
> konsep.
> Dalam hal kasus kita, ada yang melihatnya lebih
> berat dari
> sisi8 adat dari pada agama, Adinda Rahima melihatnya
> khusus
> dari perspektif Agama. 

Iyah, patokan saya selalau agama. Kalau ada adat yang
saya rasa tidak bertentangan dengan agama, okay, okay
saja, kenapa tidak? Kaedah ushul fiqhpun ada dalam hal
ini, adat bisa dijadikan hukum, sepanjang tidak
bertentangan dengan hukum agama.


> Saya sangat maklum, Rahima yang tidak pernah hidup
> di
> kampung halaman, kalaupun ada mungkin tidak lama.
> Banyak
> sekali pernik-2 adat yang berselisih, kalau tidak
> bertentangan dengan agama. Kadang-2 adat lebih
> mengemuka
> dari pada agama. Misalnya "cadiak" = cerdik, di
> kampng kita
> kebanyakan disamakan dengan cerdiknya kancil, pintar
> berkelit walaupun salah. Itulah pepatah yang Adinda
> Rahima
> pernah kemukakan, "takuruang di lua, tahimpik di
> ateh".
> Bukan "smart". Ada beda "cerdik" dengan "pandai"
> menurut
> konsep Minangkabau. (Kok jadi ngelantur).

hehehe, kadang, orang mampu menjawab dengan argument
yang kuat dikatakan sombong. Padahal sombong itu
adalah merendahkan orang lain, dan tidak bisa menerima
kebenaran yang datangnya dari Allah dan rasulNya. 

Kecek apak paja dirumah. Ado urang nan licik, ado nan
cerdas. Dalam agama yang perlu itu adalah
cerdas(fathanah), karena itu salah satu ciri dari
sifat para Rasulullah. Jujur, amanah, cerdik dan
tabligh.(menyampaikan).


> Tapi yang jelas, bahwa perbedaan penafsiran atau
> perbedaan
> persepsi itu, sangat tergantung dari "back mind",
> referensi
> yang dikuasai. Tapi begitulah adanya.

Iyah, contoh yang terjadi. Yang dibicarakan adalah
Rahn=gadai, bukan Qardh=pinjaman.

Kedua kata diatas berbeda dalam Islam. Sama-sama
meminjam juga sih. Tapi satu minjam tidak ada jaminan,
jelas berlebih duit yang dipinjam membayarkannya,
adalah haram hukumnya.

Satu lagi Rahn= Gadai. Si pemakai barang sah-sah saja
menggunakan dan memetik hasil tersebut. Apakah itu
ladang, sawah, tanah, ternak, dsbgnya. Asal tidak
menjualnya. Kalau dijual yah haramlah, kan itu bukan
miliknya.

> 
> Maaf, seingat saya sudah dua kali pertanyaan saya
> kepada
> Adinda menjadi wacana. Pertama masalah "pornografi",
> dan
> kedua "pagang-gadai" ini. Saya senang, saya puas,
> menjadi
> wacana. Saya bangga, ada adik saya yang begitu
> diligent
> membantu saya, membantu kami semua mencarikan
> solusi.
> Semoga menjadi "ilmu yang bermanfaat".

Amin ya Rabbal'alamin kanda. saya capek, letih,
pusing, namun ikhlas demi kebaikan bersama, baik buat
saya juga buat yang lainnya.

> 
> Wassalamu A'laikum w.w.
> Kakakmu 
> (Tulisan Rahima sebagian besar ada di file saya,
> mungkin
> satu saat bisa kita terbitkan alau authornya setuju)

Terimakasih, kalau ada yang mengedit silahkan saja,
dan saya siap masalah biaya untuk itu. Saya hanya
tidak punya waktu mengedit tulisan-tulisan saya.

Puisi-puisi saya juga sudah dijadikan untuk perlombaan
di suatu tempat, setelah mendapatkan izin saya, di
bukukan. 

Dan pelajaran bahasa Arab juga menjadi pegangan di
sebahagaan tempat(khusus negara yang jauh dari
Indonesia, memegang keterangan dari saya itu, izin
saya juga mereka minta). 

Sepanjang saya masih hidup, masih bisa memberikan yang
terbaik buat pribadi saya, buat masyarakat, silahkan
saja, saya tidak akan mengambil keuntungan buat
pribadi dari semua itu, saya sudah bahagia dapat
menolong agama Allah, soal rezeki, alhamdulillah
sampai saat ini, Allah sangat baik kepada saya, rezeki
selalu ada, lebih dari cukup rasanya, saya qana'ah
saja. 

Wassalamu'alaikum. Rahima  
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke