Dear Mas yusuf dan rekan2 sekalian,

Topik tentang perampingan menteri2 sampai ujung2nya pemberian hak
otonomi ke suatu daerah yang"Kuat"(mas Dodo) dan (yang engga tahu
tetapi juga cukup  menarik juga adalah) statement tentang pemisahan
yang natural untuk sebuah negara adalah tidak relevant lagi (kalau
engga salah) (Mas Bra)adalah topik yang selalu menggangu pemikiran
saya tetapi akan selalu hangat di hati saya.

Sebenarnya saya sependapat dengan Mas Yusuf bahwasanya Perampingan
suatu tingkat birokrat itu perlu dilihat dari Budget dan "Keribetan"
administrasi yang dihasilkannya. Tetapi Kalau hanya dilihat
perampingan itu hanya berdasarkan Budget dan administrasi, maka kita
tidak lebih hanya membuang "Mangga" setengahnya (Kulitnya setengah,
dagingnya setengah  dan pula kulitnya setengah) bukannya membuang
Mangga hanya kulit dan  Bijinya. Saya rasa Wapres (Mungkin Tink Tank
lainnya yang memiliki kuasa, atau mungkin presiden atas kuasanya)
mengadakan Scanning, Mapping and Analyzing proses2 apa saja yang
diperlukan rakyat Indonesia( Atau membentuk Supply Chain Division),
karena suatu kelemahan Just In Time dari Reengineering adalah mereka
(Just In time) mungkin dengan tidak sengaja akan mempermudah suatu
proses yang mungkin ternyata tujuannya akan malah membuat kesalahanan
besar (Sange). Thus apa mungkin perampingan kesamping lebih baik dari
perampingan
dari atas-bawah.

Beberapa point lagi yang ingin saya ulas juga dan sedikit tambahkan
jika anda tidak berkeberatan adalah statement "Makin kuatnya
perekonomian suatu daerah, maka semakin kuat otonomi yang diterimanya"
(Mas Dodo). statement  ini sama juga menjadi masalah dengan Follow up
"National Competitives and Advantages Conference" di Turki,.. mereka
mengatakannya dengan bahasa businesss biasa " Jikalau Seorang Lawyer
ataupun Consultant sudah terkenal lebih dari Firm-nya, apa yang akan
dilakaukan Firm itu untuk tetap menahan Rocky ini". Maka pada
kesempatan yang berbeda P.F. Drucker mengatakan bahwanya Dalam
Infotmation-based-organization (Next type of organization, USA and
India has been adapting this method for 200 years), semua orang akan
memerlukan sesamanya jikalau tidak, maka comunity itu sudah seharusnya
memberikan sesuatu yang akan memberi value Lebih ke orang itu. Karena
orang itu akan memberikan lebih juga ke comunity. Dalam kata lain
Irian Jaya ataupun Timor2 tidak akan merasa harus memisahkan diri
jikalau dia mendapatkan apa yang dia perlukan dari Negara RI. Oleh
karena itu Dengan ada atau tidaknya  kekuatan suatu daerah. Mereka
harus dengan selektif memilih wakil2nya ke Kantor pusat (Mas Budi).
Karena pada kantor pusat ini " Daerah yang kuat akan meminta apa yang
dia inginkan dan juga sebagai timbal balik apa yang bisa dia berikan
pada negara ini" nah bagaimana dengan daerah lemah ... Prinsip orang
Jepang : Tidak ada orang diatas dunia yang tidak bisa mengendarai
Mobil, Jika memang ada maka hanya masalah waktu. Pointnya semua daerah
pasti ada nilai lebihnya..itulah tanggung jawab Supply Chain division:
mencari suatu advantages, membibit advantages menjadi competitiveness
dan mendistribusikan competitiveness itu sehingga memberi Value itu ke
semua daerah.


Rizwan Rizal
Permias NH
i.am/imut2


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke