Bang Eka ysh,

> Berbicara masalah neraca, sebenarnya ada sedikit rumus yang baru
> terungkap, yaitu: penyediaan (stock) dan kebutuhan (needs); dan
> rumusannya belum tersedia secara kuantitatif. Muaranya memang pada
> keselarasan dan harmoni, namun kalau ditambah dengan indikator
ekonomi:
> efisiensi. Para ahli baru berangkat pada pendekatan filosofi, dan
belum
> sampai pada pemodelan. Justru hal ini sangat dibutuhkan dalam
menentukan
> spm (standar pelayanan minimal) serta optimasi dan realisasi
pemanfaatan
> ruang.
>

Neraca ini kalau dalam bahasa lugas apa bukan:
1. Dari segi kebutuhan atas lahan, perimbangan: - supply vs demand
2. Dari segi lingkungan, carrying capacity, ya perimbangan: peruntukan
yang menyedot resources vs  peruntukan yang mengisi ulang (recharge).

Atau seperti neraca keuangan, perimbangan: Assets vs Liabilities.
Apa bisa diperluas menjadi: peruntukan yang komersial (untuk cari dana),
dan peruntukan yang disubsidi (untuk golongan ekonomi lemah)?

Begitukah?

Salam,
Risfan Munir

Kirim email ke