Selamat pagi mas Fajar, BTS, Rifsan ysh

Kalau boleh nimbrung soalnya gayeng banget membahas tentang SBY dan mesin 
politiknya. Kebetulan ada beberapa hal yang mungkin bisa di share :

1. Tentang sikap SBY di 2009-2014

SBY akan sangat merubah stile pemerintahannya. Pada 2004-2009 dia agak loyo dan 
tidak tegas. Hal ini karena 2 alasan. Pertama, posisi pembagian share di 
pemerintahan 2004-2009 yg relatif tidak menguntungkan SBY (mohon dibedakan 
antara SBY dan PD). Dia hanya menguasai kurang dari 40% dari sisi eksekutif. 
Sisanya dipegang partai lain dan PG (share terbesar). Hal ini tidak terjadi 
dalam pemilu 2009. Modality SBY sdh cukup tinggi. Dan perlu diperhatikan bahwa 
PD naik bukan karena mesin politik PD, tetapi lebih karena mesin politik SBY. 
Ini menyangkut tim-timnya dan 2 mesin ormas yang sangat efektif yaitu Majelis 
Dzikir dan Barindo. Perhatikan elektabilitas SBY yang sangat jauh diatas 
elektabilitas PD (48% dibanding 20%).

Kedua, 2009-2014 merupakan tahun ke 2 sehingga dia tidak ada chance untuk maju 
lagi. Sehingga dia akan mencoba sebaik mungkin. Ini berarti dia tidak takut 
lagi untuk berbenturan.

2. Tentang mesin politik yang akan dipergunakan oleh SBY dalam Pilpres.

SBY akan lebih menggunakan mesin politik yang bersifat keormasan dibandingkan 
dengan mesin politik orpol. Perhatikan saja bagaimana komposisi dari 2 ormas 
andalan SBY (sifat ormasnya terbuka berbeda dengan tim-tim seperti tim foxtrot, 
echo yg sifatnya terbatas). Dalam majelis dzikir ada Hatta Rajasa yang notabene 
orang PAN. Sedangkan di Barindo ada Akbar Tanjung yang notabene Golkar. Artinya 
kedua ormas itu sangat kuat untuk menjadi kendaraan. Jauh lebih kuat 
dibandingkan dengan orpolnya.

3. Tentang kemungkinan PG bergabung.

PG mempunyai chance 80% bergabung kembali dengan SBY, namun dengan leader yang 
berbeda. Disini memang terjadi internal conflict di PG. Kayaknya yang akan maju 
adalah bukan JK tetapi AT. Ada beberapa alasan, antara lain : posisi AT yang 
saat ini sudah menggalang di lapangan, elektabilitas AT, posisi statement JK 
yang kelihatannya memang didorong oleh tim 9 untuk berstatement maju Capres. 
Saya menduga JK memang didorong untuk berstatement maju capres dalam rangka 
mengganti posisinya sebagai wapres. Ini kerja timnya pak Muladi cs yang sangat 
yakin kalau bergabung dengan SBY adalah paling safe.

4. Tentang partai kelompok tengah yang akan bergabung dengan SBY (bukan PD)

Yang paling bersih adalah PKB. Partai ini secara sangat jelas memang akan 
diterima oleh SBY krn track recordnya bagus (tidak pernah menjegal). Selain 
itu, SBY sudah bertemu dengan 2 kubu PKB dan mereka mendapat jaminan bahwa ke 2 
kubu tidak akan mengganggu perjalanan 2004-2019. Ada 2 slot menteri yang akan 
diberikan.

Untuk PAN, SBY sebenarnya sangat risih dengan Amin Rais. Hal ini karena 
statementnya yang selalu ngrecoki. Sebenarnya dia welcome bila dalam pertemuan 
tertutup untuk memberikan masukkan. Hal ini misalnya bisa melalui Jaringan 
Nusantara (jari9ngan sms yang dipergunakan 5000 pimpinan politik di Indonesia). 
Sedangkan Sutrisno dia sangat transaksional. Sehingga ini tidak terlalu 
dipergitungkan oleh SBY. Masalahnya antara SB dan AR sendiri ada konlfik 
terselubung. He he he dimana-mana konflik.

Untuk PKS ... ini partai yang keblondrok (bahasa jawa : kepleset). Dari sasaran 
yang hendak dicapai ... PKS sangat yakin bahwa 20% akan bisa diperoleh. Tetapi 
memang mesin politik itu tidak bisa di duga. Keluarnya keputusan MK membuyarkan 
semua itu. Ini saya ketahui dari teman2 PKS sendiri yang nyaleg. Nah akibatnya 
memang sikap yang diambil PKS sebelum Pemilu sangat jaga gengsi. Ini bisa 
dilihat dari statement Tifatul Sembiring dalam pertemuan terakhir dengan SBY. 
Dalam kondisi saat ini, pembelokan sikap menjadi sangat sukar. PKS sekarang 
benar2 menunggu sikap SBY. Pendekatan yang dilakukan menjadi sangat malu2.

Untuk P3, ini akan terjadi perubahan yang mendasar. Bahtiar Chamsah akan 
kembali memimpin P3 karena SDA sudah berstatement tentang Golden Triangle dan 
sangat mendekat pada PDIP. Nah dengan BC tersebut P3 di welcome sekali oleh SBY.

Demikian sedikit ulasan sya

salam
bambang sp

Kirim email ke