altar aja ribut gimana dengan yang lain, gimana singkawang mau maju kalau kita 
tak bersatu

--- Pada Kam, 5/2/09, United.Singkawang <[email protected]> menulis:
Dari: United.Singkawang <[email protected]>
Topik: [Singkawang] 400 Tatung Tolak 3 Altar
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 5 Februari, 2009, 3:09 AM











    
            


Kesepakatan Berubah

SINGKAWANG-Sekretar is Panitia 
Harian Imlek dan Cap Go Meh 2009, Bong Cin Nen mengakui ada sekitar 400-an 
tatung yang sudah membuat kesepakatan menolak dibangun tiga altar. Sebelumnya, 
ada keinginan dari aliran Tri Dharma dan Majelis Tao Indonesia untuk mendirikan 
altar sendiri. Sebelumnya, pendirian tiga altar itu sudah diakomodir oleh Ketua 
Umum Panitia Imlek dan Cap Go Meh 2009, Suhadi Abdullani, ketika digelar rapat 
koordinasi di Mapolres Singkawang, dua hari lalu. Kesepakatannya, yakni boleh 
mendirikan tiga altar namun tidak dibenarkan dilokasi lain, sehingga disatukan 
satu lokasi yakni di sekitar Tugu Naga. Penolakan tiga altar ini, kata Bong Cin 
Nen, sudah dilakukan secara tertulis dan sudah disampaikan kepada Polres 
Singkawang sehingga memudahkan pengamanan. 

"Tadi (kemarin) sudah ada 
kesepakatan semua tatung, sehingga panitia membangun satu altar saja," 
katanya.   Bong Cin Nen juga mengklarifikasi soal dana pengamanan yang 
diminta oleh Polres Singkawang. Menurut Bong Cin Nen, dana pengamanan itu hanya 
usulan dan belum diputuskan oleh panitia. 
"Itu hanya usulan. Harus 
dibicarakan terlebih dahulu dan tergantung dananya. Kalau tidak ada, tentu 
tidak 
akan dipenuhi usulan itu," kata Bong Cin Nen. 
Ketua MTI Kota Singkawang, 
Chai Ket Khiong dan Bong Wui Khong tetap pada pendiriannya akan mendirikan 
altar 
sesuai dengan kesepakatan yang dilakukan didepan Muspida Singkawang yang 
langsung dipimpin oleh Kapolres Singkawang, AKBP Subnedih, dua hari 
lalu.

"Kan, sudah ada kesepakatan. Apakah itu murni dari tatung. Itu yang 
menjadi pertanyaan," kata Akiong, kepada Pontianak Post, kemarin. Hal senada 
juga diakui oleh Ketua Tri Dharma, Bong Wui Khong. Menurut Bong Wui Khong, 
pendirian tiga altar disatu lokasi sudah menjadi kesepakatan bersama di rapat 
yang dipimpin langsung oleh Kapolres Singkawang dan sudah disetujui oleh ketua 
umum. "Masak, kesepakatan harus dibolak-balik lagi. Kok, sebelum-sebelumnya 
tidak ada yang menolak," kata Bong Wui Khong.  Menurut dia, awalnya, tatung 
disuruh tandatangan saja untuk memperoleh santunan yang diberikan oleh panitia 
yang sudah dijanjikan. "Tatung juga sudah adukan hal ini kepada saya. Mereka 
hanya teken untuk ambil uang. Bukan menolak. Kita semua sepakat. Itu demi 
keamanan. Jangan sampai panitia-panitia yang tak tahu menahu ini melakukan 
provokasi yang tidak dibenarkan," kata Bong Wui Khong. Bong Wui Khong berjanji, 
tetap akan membangun altar sesuai dengan kesepakatan. "Jangan kesepakatan itu 
diabaikan. Kita demi amannya Singkawang," kata Bong Wui Khong. (zrf)
 
 
Sumber :  http://pontianakpos t.com/index. php?mib=berita. detail&id=14266

 

      

    

           
  
    
        
         
        
        








        


        
        


      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman 
ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke