SINGKAWANG-Pagi ini, Senin (9/2), 552 tatung siap mengelar ritual di jalan 
raya. Polisi sejak pukul 06.00 WIB sudah menutup sejumlah ruas jalan utama Kota 
Singkawang. Ritual cap go meh 2009 ini sudah masuk kalender event nasional, 
sehingga dipastikan akan ramai dikunjungi baik dari luar maupun dalam negeri. 
Sejumlah wisatawan mancanegara seperti dari Amerika sehari sebelumnya sudah 
hadir di kota dengan julukan seribu kuil ini. Menurut Sekretaris Harian Panitia 
Cap Go Meh 2009, Bong Cin Nen, sebelumnya di panitia hanya tercatat 504 tatung 
yang siap meramaikan ritual Cap go meh ini. Namun, menjelang hari H 
pelaksanaan, jumlah tatung membludak. 

“Kita harus mengakomodir semua tatung yang akan menggelar ritual, sehingga kini 
tercatat 552 tatung,” kata Bong Cin Nen dihubungi, kemarin. 
Menurut Cin Nen, pihaknya sudah memberikan dana santunan sebesar 50 persen dari 
jumlah yang dijanjikan oleh panitia kepada seluruh peserta ritual. 
“Sistemnya 50 persen kita berikan untuk ongkos mereka menggelar ritual Cap  go 
meh. Setelah pelaksanaan, mungkin satu hari atau dua hari nanti akan kita 
berikan 50 persennya,” kata dia. Bong Cin Nen yang juga anggota DPRD Singkawang 
ini, berharap pelaksanaan tahun ini akan mendulang sukses. 
“Kita harus mensukseskan pelaksanaan cap go meh yang masuk pada kalender event 
nasional. Kita inginkan menyedot perhatian wisatawan baik berasal dari luar 
maupun dalam negeri,” kata Bong Cin Nen.

Kemarin, Minggu (8/2) sejak pagi hingga sore hari, ratusan tatung ini menggelar 
ritual sebelum melaksanakan ritual membersihkan kota dari pengaruh roh jahat. 
Sejak pagi pula, sejumlah anggota polisi sudah disiagakan. Bahkan, demi 
suksesnya pelaksanaan cap go meh yang masuk kalender event nasional ini, Polda 
Kalbar menerjunkan sejumlah personilnya baik dari kesatuan samapta maupun 
brimob. “Mereka telah berada di Singkawang dan siap mengamankan jalannya Cap go 
meh ini,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Subnedih, kepada Pontianak Post, 
kemarin di Mapolres Singkawang. Polisi, kata Subendih, siap mengamankan 
jalannya ritual cap go meh ini. 

“Mudah-mudahan sukses. Singkawang tentu akan terkenal nantinya,” kata Subnedih. 
Kapolda Kalbar, Brigjend Erwin L Tobing yang baru bertugas beberapa hari juga 
datang berkunjung ke Kota Singkawang. “Kali pertama saat ditugaskan di Kalbar, 
kapolda langsung ke Kota Singkawang. Berarti, kapolda berkeinginan pelaksanaan 
cap go meh sukses,” katanya. Sementara itu, wisatawan luar negeri ditemui 
Pontianak Post, mengungkapkan mereka umumnya mengetahui informasi adanya cap go 
meh dari mulut ke mulut. Seperti diungkapkan Kevin Randle Connell yang berasal 
dari Florida Amerika. Dia mengetahui cap go meh ini dari teman dan semua orang 
terdekat. Dia sangat tertarik dengan perayaan ritual Cap go meh yakni mengenai 
tatung dan barongsai. 

“Di Amerika tidak ada yang ada seperti itu,” kata Kevin. Menurut dia, 
Singkawang sangat menarik. Dia memuji orang yang tinggal di Kota Singkawang 
ini. “Orang-orangnya ramah. Lebih mengasyikkan lagi di Singkawang banyak sekali 
kelenteng. Itu menjadi daya tarik tersendiri,” kata Kevin memuji. Hal itu juga 
diamini oleh sahabatnya, Erica Karapandi. Perempuan berasal dari Amerika 
berdarah Jepang ini, sangat tertarik dengan atraksi tatung. Erica mengakui, dia 
mengetahui soal Cap go meh ini dari orang-orang Madiun yang dikunjunginya. Tiga 
bule yang berasal dari Amerika siap mengabadikan moment ritual yang sejak lama 
masih lestari di Kota Singkawang ini. (zrf)

Sumber : http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=14420

Kirim email ke