SINGKAWANG – Pengamat Hukum dan HAM Kota Singkawang Rudi Harjana mengatakan, 
tahun depan jangan ada lagi tatung yang mempertontonkan memakan binatang 
hidup-hidup di jalanan. Kata dia, sempat terlihat dalam perayaan Cap Go Meh 
kemarin, beberapa tatung membawa binatang dan memakannya hidup-hidup dan 
memamerkannya di jalan-jalan sesuai rute yang sudah ditentukan. 

“Sebenarnya itu tidak layak dipertontonkan. Cukup atraksi yang  lazimnya 
dipertunjukkan saja,” kata dia kepada Pontianak Post kemarin. Ia menambahkan, 
dirinya juga sudah pernah memperingatkan akan hal ini di tahun sebelumnya untuk 
perayaan Cap Go Meh. Menurut dia, jika ingin membawa dan memakan binatang, 
sebaiknya itu jangan di jalanan. Sebab, ribuan pasang mata melihat dan 
memperhatikan hal tersebut. “Apalagi kalau yang nonton juga banyak anak-anak. 
Hal itu sangat tidak bagus, bagi anak-anak yang melihatnya,” ungkap Popo, biasa 
pria ini disapa.

Menurut dia, jangan sampai hal tersebut terjadi lagi untuk ke depannya. Ia 
berharap, cukup tahun ini saja yang terakhir, ada aksi memakan binatang seperti 
itu. 
“Tahun depan penyelenggaraannya harus lebih baik. Panitia juga harus mengawasi 
hal ini,” kata dia.  Ia juga salut dengan Cap Go Meh yang baru saja berakhir.  
Di Pontianak Post, kata dia, melansir empat puluh ribu wisatawan datang ke 
Singkawang menyaksikan petunjukan tersebut. Oleh karena itulah, kata dia, 
potensi wisata dan kebudayaan Kota Singkawang sangat besar.  “Maka dari itu 
harus dipelihara dan dipertahankan. Tahun depan, harus bisa lebih banyak lagi 
menyedot wisatawan. Jangan hanya yang lokal, kalau bisa lebih banyak wisatawan 
asing. Jangan tanggung-tanggung. Pemerintah harus bekerja lebih keras untuk 
menarik wisatawan,” katanya. 

Ia mengatakan, sudah sepantasnya tahun depan Cap Go Meh, yang sudah masuk 
kalender even wisata nasional tersebut, ditingkatkan lagi. Oleh karena itulah, 
ia meminta, dari sisi penyelenggaraannya, para panitia harus bisa melakukan 
evaluasi, dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang tidak semestinya ada. 
“Secara umum baik. Tapi tentunya masih ada kerikil-kerikil dalam 
penyelenggaraan tersebut. Ke depan,  harus bisa lebih baik lagi dari sekarang,” 
katanya. (ody)


Sumber : http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=14566

Kirim email ke