Assalaamu' alaikum wr. wb.

Ali Abidin wrote:

> Ada penjelasan bahwa "amalan kemasyarakatan" itu adalah buah dari "amalan
> pribadi". Dengan logika bahwa amalan pribadi membuat manusia mencapai maqam
> Taqwa, sedangkan amal Sholih (amal kemasyarakatan) itu merupakan buah dari
> Taqwa tersebut. Tetapi tetap saja di dalam benak saya, lebih masuk akal
> bahwa kedua amalan itu (pribadi dan kemasyarakatan) sejajar. Kedua amalan
> itu mengantar kita kepada maqam Taqwa dan maqam-maqam lainnya, tetapi Amalan
> Kemasyarakatan itu jauh lebih cepat mengantar kita ke maqam Ruhani yang
> lebih tinggi.

Menurut saya, anda tidak terlalu keliru. Amalan pribadi adalah benih
yang [harus] ditanam, dan amalan sosial merupakan buah yang
[seharusnya] dihasilkan. Semua ibadah ritual dalam Islam dirancang
untuk membersihkan jiwa orang yang melakukannya. Buah dari jiwa yang
bersih itu adalah kerelaan berkorban dan melakukan amal kebajikan bagi
keserasian alam semesta pada umumnya. 

Di sini terdapat penekanan bahwa amal kebajikan itu harus muncul dari
jiwa yang bersih yang merupakan intermediate result dari ibadah
ritual. Kalau ibadah ritual itu belum menghasilkan buah, mungkin ia
sedang bekerja membersihkan jiwa. Sekali jiwa itu bersih dan selalu
dibersihkan, kebaikan dalam bentuk apapun akan dilakukannya.
Boleh juga dibalik: kalau seseorang belum menampakkan perilaku yang
baik, maka ia masih belum berhasil dalam menjalankan ibadah ritual.

Lha kalau anda menempatkan ibadah ritual dan amal sosial itu
berlangsung bersama-sama sejak awal, jangan-jangan amal sosial itu
tidak didasari kebersihan jiwa. Artinya, dapat saja ada orang
membangun masjid atau bagi-bagi uang kepada orang miskin, tetapi
dengan disertai permintaan agar orang-orang mencoblos partainya 
dalam Pemilu atau memilihnya sebagai Lurah.

Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
RS



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke