On Thu, Apr 20, 2006 at 07:03:21PM -0700, m.c. ptrwn wrote: > bukan seperti sebagian org indonesia yang dikit2 "kita buat sendiri" , > "emang orang indonesia gak bisa ?" padahal sebenarnya kita/mereka/dia > belum ada "pupu-pupu"nya (bahasa halus contekan dari om arie).
ini kembali soal wajah :-) sepertinya perlu datang ke sini dan lihat sendiri deh. gini, kenyataannya, sebagian expat itu asal comot. jadi musti dibedakan antara 'kita buat sendiri' dan 'menjual bangsa sendiri'. lebih jelas lagi ya soal pengelolaan hasil bumi. apa sudah lupa dengan kata-kata 'didikte' yang baru saja dibicarakan. buktinya kan sudah jelas, freeport yang puluhan tahun itu menghasilkan apa saja buat indonesia, buat papua. apa masih mau main-main dengan retorika lagi. non-sense lah yauw. sadar atau tidak, statement yang mengambang seperti di atas, justru meng-encourage orang untuk tidak percaya pada bangsa sendiri, yang ironisnya, justru saat ini kepercayaan diri sudah pada titik nadir. lain kali, mungkin bisa lebih spesifik, misalnya: apa saja yang tidak bisa, apa saja yang bisa .. dst..dst.. kalau memang tidak bisa dan _memang_ perlu mendatangkan ahli dari luar, ya so be it. hanya orang picik yang menolak kenyataan tsb. dan masalahnya _justru_ bukan ini. jangan terlalu underestimate thd bangsa sendiri lah. apalagi soal ini bisa dikooptasi dan digunakan sebagai bahan yang bisa melegitimasi orang-orang yang memang berminat menjual bangsa sendiri. singkatnya: harus spesifik, dan kembali pada substansi! Salam, P.Y. Adi Prasaja
