adi wrote: > > tidak ada yang ribet. yang ada itu tidak mau menyelesaikan.
Tapi begitu selesai, akan ada masalah baru yang menanti untuk diselesaikan. Tingkat ke-ribet-annya tentu relatif :-) Tidak ribet untuk Mas Adi, bisa jadi sangat ribet bagi saya. Saya kadang suka mikir, atau dijadikan pembenaran ya? Dunia memang diciptakan dengan segala ketidaksempurnaanya. Kalau Pak Iskandar Alisjahbana pernah mengenalkan istilah fenomena dialektika. Salah satu contohnya, copyright vs copyleft. Ah udah ah, jadi ngelantur gini. Terimakasih Mas Adi..... > Salam, > > P.Y. Adi Prasaja Zaki Akhmad
