--- In [email protected], Johannes Sulistyo <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Kalo mau jadi Buddhis yang sempurna, tidak makan  segala sesuatu 
yang asal usulnya membunuh sesuatu, jangan makan apa-apa  kalo gitu. 
Jangan kira dengan jadi vegetarian berarti gak membunuh. 


memang bagus sekali analisi mendetail seperti ini, dan semua orang 
juga sudah tau bahwa dengan vegetarian saja tidak berarti tdk 
membunuh.
justru kita menghindari pembunuhan direct (langsung) yg membuahkan 
akibat buruk. cuman itu yg bisa kita lakukan utk meringankan beban 
karma buruk kita.

we are striving to reduce bad karma effects.


>   
>   Untuk memanen sayur-sayuran itu sang petani mesti menjaga sayuran  
tersebut dari hama, membunuh ulat, belalang, serta tikus yang memakan  
tanaman itu. Belum lagi ketika mesin giling menggiling gandum di  
Amerika banyak binatang kecil seperti ular, kelinci, musang ikut  
terlindas dan mati. 
>   
>   Mau lihat dari sisi mana?
>   
>   Apakah bakteri (yang pada zaman Sidharta mendapat pencerahan belum 
 ditemukan) termasuk mahkluk hidup dalam agama Buddha? Menurut biologi 
 iya lho...tapi mengapa kita berusaha memusnahkan bakteri? Karena kita 
 ingin hidup sehat kan, tapi dengan cara membunuh, tetep aja... nah 
lho  buntu lagi. Ada yang bisa kasih tahu? Bagaimana menyikapinya?
>   
> 

pengorbanan pasti tetap tdk bisa dihindari. namun konteks bakteri 
adalah demi kesehatan, kita hampir tidak ada pilihan lain. namun mata 
pencaharian kurang tepat (eq ternak walet) masih ada alternatif lain, 
silakan cari mata pencaharian yg efeknya lebih kecil, dan silakan 
pilih sendiri.

saya sudah kasih pandangan pribadi saya di atas, semoga bisa sedikit 
membantu. dan rekan2 lain silakan memberi solusi dan nasihat.


salam,
maitri






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke