RENUNGAN HARI INI
Senin, 14 Pebruari 2005

BERSUKACITALAH

Bacaan: Filipi 4:4-9

“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah “ (Fil 4:4).

Secara alami kita dapat bersukacita apabila sedang tidak ada masalah atau jika kita memperoleh sesuatu yang kita inginkan. Sebaliknya, apabila keadaan atau situasi tidak seperti yang kita inginkan, biasanya kita kecewa, sedih, jengkel, bahkan marah-marah. Akan tetapi Firman Tuhan mengatakan bahwa kita harus bersukacita “senantiasa” artinya selalu dan terus menerus bersukacita, tidak tergantung kepada situasi dan kondisi.

Mengapa kita harus bersukacita senantiasa?

1.

Karena kita sudah beroleh anugrah keselamatan di dalam Yesus Kristus (Ef 2:8-9). Kita beroleh keselamatan semata-mata hanya karena kasih karunia Tuhan, bukan karena perbuatan kita, atau karena budi baik kita. Firman Tuhan dalam Yohanes 15:16 mengatakan “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu”. Selanjutnya dikatakan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Yesus kalau tidak ditarik oleh Bapa (Yoh 6:44 & 65). Oleh karena itu, kita harus bersukacita senantiasa karena kita sudah dipilih untuk masuk Sorga. Tidak ada yang menjanjikan masuk Sorga selain yang empunya Sorga yaitu Tuhan Yesus Kristus.

2.

Karena kita tidak pernah sendirian (Yoh 14:16). Seringkali kita bersedih apabila orang yang kita kasihi meninggalkan kita. Semenjak Tuhan Yesus naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi kita orang percaya, Tuhan memberikan Roh Kudus untuk menyertai kita selama-lamanya. Roh Kudus itu akan selalu menolong kita dalam kelemahan (Rm 8:26); Roh Kudus akan memberikan nasihat (Kis 21:4); Roh Kudus akan menghibur kita dalam kesesakan (Yoh 14:26); Roh Kudus memberikan kuasa kepada kita (Kis 1:8) yaitu kuasa untuk menjadi anak-anak Allah (Yoh 1:12), menjadi ahli waris janji-janji Allah (Rm 8:17), dan kuasa untuk mengalahkan setan-setan dan menahan kekuatan musuh (Luk 10:19).

3.

Agar Tuhan memberikan apa yang kita inginkan (Maz 37:4). Allah kita adalah Allah yang suka memberi. Jika Yesus saja sudah Ia berikan untuk disalibkan sebagai penebus kita dari dosa, masakan Tuhan tidak akan memberikan segala yang kita butuhkan (Rm8:32). Syaratnya kita harus selalu bersukacita, Tuhan senang memberi kepada orang yang bersukacita.

Orang yang bersukacita adalah orang yang tahu mengucap syukur. Layaklah kita mengucap syukur selalu karena anugrah keselamatan yang telah diberikanNya, yaitu hidup kekal. Jadi, tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak bersukacita. (DR)

Doa:

Bapa, ajar kami untuk dapat bersukacita senantiasa, karena kami tahu bahwa Tuhan yang telah menyelamatkan kami. Amin!

BERSUKACITA ADALAH TANDA ORANG YANG SELALU MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA PERKARA

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke