RENUNGAN HARI INI
Jumat, 19 Augustus 2005

KETIKA ANDA DICOBAI

Bacaan: Yakobus 1: 12-15

“Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia telah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang di janjikan Allah kepada barang siapa yang mengasihi Dia.” (Ayat 12)

Saya teringat beberapa minggu yang lalu sesuatu yang mengejutkan ada rasa suka dan duka. Ceritanya beberapa minggu yang lalu adik saya mendapatkan surat yang isinya pada waktu itu menyatakan bahwa dia mendapatkan undian berhadiah, yaitu berupa hadiah satu mobil Toyota Kijang keluaran terbaru. Dengan sesuatu hal yang tidak disangka-sangka adik saya datang ke Jakarta dengan sukacita, untuk membereskan sebagian syarat sebagai pemenang. Membayar pajak hadiah dan mengambil hadiah. Ternyata selidik punya selidik adik saya di tipu. Ada orang yang tidak hanya iseng mengerjainya dengan modus penipuan. Tetapi saya menyarankan kepada dia di dalam perkara ini untuk senantiasa berfikir secara positif. Kenapa demikian: karena dengan cara ini saya dapat dipertemukan dengan adik saya yang selama delapan tahun kami tidak pernah berjumpa. Oleh karena itu ada duka dan ada suka cita.

Nah logikanya sangat sederhana: tidak ada yang mustahil di jaman sekarang ini, sehebat apapun manusia pasti pernah mengalami duka, apakah itu di tipu orang, di rampok, terkena bencana alam, atau kita punya teman dekat tetapi sekarang menjadi lawan kita dan sebaliknya yang tadinya lawan menjadi teman. Saudara yang tadinya kaya berkecukupan sekarng menjadi miskin, perusahaan saudara besar eh sekarang malah gulung tikar alias bangkrut.

Saudara dengan perkara di atas Allah mengingatkan kepada kita agar selalu bersukacita dalam pencobaan. Anda bisa lihat atau mendengar firman Tuhan yang menceritakan tentang kesalehan Ayub. Dia dicobai sampai dimana kesetiaan Ayub kepada Allah. Anak-anaknya mati , isterinya meninggalkannya, tubuhnya penuh dengan penyakit, sahabat-sahabatnya menjauhkannya dan seluruh kekayaannya habis. Sungguh ajaib KuasaNya apa jawaban Ayub atas penderitaannya: “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan.” (Ayub 1: 21.b)

Pertanyaan, apakah masih ada Ayub-ayub di zaman sekarang ini? Sedikitsaja kita tertipu, perusahaan merugi, atau terkenapenyakit, kita sudah bersungut-sungut tak karuan. (CS)

Doa:

Tuhan Yesus, Engkaulah sumber kekuatan dan sukacita kami dalam kehidupan ini. Haleluya. Amin!

DAMAI SEJAHTERAH HANYA ADA DALAM TUHAN YESUS

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




SPONSORED LINKS
Christianity Beliefs Religion
Beyond belief Christianity today Mere christianity


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke