RENUNGAN HARI INI
Senin, 15 Augustus 2005

JANJI TUHAN

Bacaan: Galatian 3 : 15-29

Kalau demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang kebenaran berasal dari hukum Taurat. (ay. 21)

Paulus dalam kitab Galatia menjelaskan secara sistematis mengenai janji manusia dan janji Tuhan. Ada orang yang bersemangat dengan janji, ada pula yang kecewa karena janji. Jika manusia berjanji, belum tentu ditepati, kita akan melihat kekecewaan. Tetapi janji Tuhan tidak pernah mengecewakan, karena Tuhan selalu menepati janjiNya. Manusia mudah berjanji, biasanya akan sulit menepatinya.

Mengenai janji Allah, ada empat hal penting yang harus diperhatikan dan diyakini oleh kita sebagai orang percaya, yaitu :

1.

Janji Allah itu pasti (Maz. 119:140-141). Janji Allah itu pasti dan tidak akan berubah-ubah. Dengan apa kita mengujinya? Yaitu dengan waktu, keadaan dan badai kehidupan. Bila saat kita kita berada dalam masa-masa yang sukar, begitu banyak masalah yang kita hadapi dan kelihatannya tidak ada jalan keluar, yakinlah bahwa Tuhan tidak akan pernah mengingkari janjiNya.

2.

Janji Allah hanya berlaku bagi setiap orang percaya (Mar. 9:23). Ketika kita percaya kepada Yesus, mengaku dosa dan menerima Tuhan Yesus dalam kehidupan kita, otomatis kita menjadi keturunan Abraham yang layak menerima segala janji Allah.

3.

Janji Allah luar biasa (1 Kor. 2:9). Janji Allah tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Ketika kita berada dalam pergumulan yang berat dan rasanya tidak mungkin bagi kita untuk melaluinya apalagi mengatasinya, maka tangan Tuhan akan menolong kita.

4.

Janji Allah itu mahal, namun murah (Yak. 1:5). Janji Allah itu sangat mahal dan tidak dapat diukur dengan apapun di dunia ini. Oleh karena terlalu mahal sehingga Tuhan memberikan kepada orang-orang yang percaya kepada Yesus secara cuma-cuma. Jadi diberikan dengan murah karena manusia tidak sanggup membelinya.

Janji Allah itu pasti, artinya jika Allah berjanji, pasti ditepatiNya. Tidak pernah kita melihat janji Allah tidak ditepati. Dalam keadaan apapun, jika kita punya pengharapan akan janji-janji Allah, maka kita akan bertahan dan kuat di dalam segala pencobaan dan tantangan. Oleh karena itu apapun pergumulan kita, bersabarlah, nantikan janji Allah digenapi dalam hidup kita. (Dans)

Doa:

Tuhan Yesus, janji keselamatan daripadaMu sungguh menguatkan. Amin!

JANJI TUHAN ADALAH SUATU KEPASTIAN DALAM KEHIDUPAN TIAP ORANG PERCAYA

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




SPONSORED LINKS
Christianity Beliefs Religion
Beyond belief Christianity today Mere christianity


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke