RENUNGAN HARI INI
Senin, 11 Juli 2005

TEMBOK BERAPI

Bacaan : Zakharia 2:1-13

“Dan Aku sendiri, demikianlah firman TUHAN, akan menjadi tembok berapi baginya di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya” (Zakharia 2:5)

Dalam penglihatannya, nabi Zakharia melihat malaikat dengan alat pengukur untuk mengukur Yerusalem. Dan didapatkan seperti padang terbuka, berarti siapa saja dapat masuk ke dalamnya. Padang terbuka itu milik umum, tetapi kalau sudah dipagari akan jadi milik seseorang. Dan Allah sendiri akan menjadi pagar atau tembok yang mengelilingi Yerusalem.

Dia sebagai tembok yang berapi yang mengelilingi Yerusalem, Dia juga yang akan mengelilingi kita. Kalau Dia yang menjadi tembok berapi bagi kita, lalu mengapa kita harus takut dan kuatir? Rambut di kepala saja dihitung dan takkan gugur tanpa Dia mengijinkannya. Dialah naungan bagi umatNya, dan naunganNya itu diberikanNya dalam tiga hal yang perlu dipagariNya dengan tembok api.

1.

GerejaNya atau pekerjaanNya. Memang saat ini keadaan dunia susah, edan, dan penuh dengan kenajisan, tetapi pada zaman akhir nanti gerakan Roh Allah akan terjadi secara dahsyat dan Allah akan mencurahkan RohNya (Kis. 2;17-19) di atas segala manusia. Gerakan Allah saat ini terjadi di mana-mana, Tuhan sedang membuat perkara besar. Dia menjaga pekerjaanNya, jika Tuhan yang memulai Tuhan juga yang akan menyempurnakanNya. SasaranAllah ialah membawa banyak orang menggabungkan diri menjadi umatNya.

2.

Manusia (umat Tuhan). Jikalau umat manusia saja dapat Dia pelihara, apakah lagi kita umat yang menjadi biji mataNya. Allah juga menghadirkan Yesus Kristus di kayu salib supaya mengalir rahmat dan anugerah bagi manusia. Karya atau perbuatanNya bagi manusia boleh dikatakan spektakuler, dan kalau karya spektakuler saja bisa Dia buat apakah lagi soal makan dan minum (Mat. 6:25). Dia memagari tubuh, jiwa dan roh kita. Kita harus memiliki keyakinan bahwa hanya Tuhan sendiri yang sanggup memelihara dan menjaga hidup kita.

3.

Allah memagari apa yang kita miliki. Apa yang kita miliki Dia juga pagari dengan tembok berapi. Dalam ayat 4 dikatakan tentang “hewan” di dalamnya. Hewan berbicara tentang milik (harta). Mungkin anda seorang pengusaha, pedagang, karyawan, atau karyawati. Apa yang ada sekarang ada, atau segala sesuatu yang Allah berikan pada kita, Dia akan pagari dengan tembok berapi. Kalau sudah begitu, siapa yang berani menjamahnya?

Kristuslah tembok berapi itu, mak pagari hatimu supaya tidak takut dan ada damai di tengah keadaan yang menakutkan. Jika Dia kita andalkan, maka kita akan melihat hari-hari ke depan yang penuh dengan kemenangan. (Ariel)

Doa:

Tuhan Yesus, Engkaulah perlindungan dan pengharapan kami. Amin!

JADIKANLAH YESUS KRISTUS MENJADI TEMBOK BERAPI YANG MELINDUNGI KEHIDUPAN KITA

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke