RENUNGAN HARI INI
Selasa, 23 Augustus 2005

PEMBAHARUAN = PENGORBANAN

Bacaan : Yehezekiel 11 : 19

“Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka, juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras dan memberikan mereka hati yang taat” (Yeh. 11 : 19)

Yehezkiel adalah seorang nabi yang dibawa ke pembuangan di Babel bersama-sama dengan rakyat Israel tatkala Nebukadnezar menaklukkan bangsa Israel. Yehezkiel bernama Yahask-i-el yang berarti ‘Kekuatan Tuhan”, di mana ia merespon panggilan seorang nabi ketika ia mendapat penyataan dari Tuhan berupa penglihatan. Ia ditugaskan oleh Allah untuk menubuatkan tentang pembebasan bangsa Israel dari tempat pembuangan di Babel.

Allah menjanjikan sebuah pembaharuan bagi bangsa Israel. Ia memberikan janji kelepasan dari tanah perbudakan. Melalui Yehezkiel, Allah menyatakan kasihNya yang besar terhadap umatNya. Pembaharuan yang diberikan Allah kepada bangsa Israel sama dengan pembaharuan yang diberikan Allah pada masa kini, yakni melalui pengorbanan Tuhan kita, Yesus Kristus di atas kayu salib, di mana Ia telah mengorbankan Dirinya untuk melepaskan kita dari belenggu dosa.

Hari ini, mungkin kita bertanya, mengapa Tuhan mau mengorbankan Dirinya untuk melepaskan kita dari belenggu dosa? Ada 2 pokok yang dapat kita pelajari pada hari ini :

1.

Karena pengorbanan merupakan ciri kasih yang sejati. Allah yang mampu memberikan kasih yang sejati kepada kita. Allah telah membuktikan kasihNya yang sejati tersebut melalui pengorbananNya di atas kayu salib.

2.

Karena belenggu dosa hanya dapat terlepas oleh kasih setia Allah melalui anugerah pengampunan.

Ketika Allah memberikan pengampunan atas dosa-dosa kita, maka Ia akan memperbaharui batin dan hati kita secara sempurna. Pembaharuan batin baru terjadi apabila kita mau berkorban dengan cara mengakui segala kelemahan kita dihadapan Tuhan. Sekarang waktunya kita menyadari bahwa Tuhan berkorban untuk mengampuni segala dosa kita dan mau memperbaharui kita secara utuh. (Delf)

Doa:

Tuhan Yesus, terima kasih atas penyertaanMu selama ini dalam kehidupan kami. Mampukan kami untuk melakukan pembaruan iman secara terus menerus, dan kemuliaanMu saja yang terpancar. Amin!

HIDUP YANG SELALU DIPERBAHARUI REFLEKSI IMAN YANG TERUS BERTUMBUH

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke