RENUNGAN HARI INI
Rabu, 13 Juli 2005

CINTA HARTA

Bacaan : Matius 6:19-21

"Karena dimana hartamu berada, di situ juga hatimu berada".

Hampir semua orang mendambakan hidup sukses, dan salah satu ukuran yang sering dipakai, yaitu ketika ia mampu mengumpulkan harta yang banyak. Hal itu tidak salah, kalau masih di dalam lingkup kehendak Tuhan, tetapi bahayanya jika hati sudah terpaut dan mulai mencintai harta, ini merupakan ancaman serius bagi hidup rohani kita.

Alkitab mencatat, orang muda yang kaya datang kepada Yesus dalam kesalehan dan kekayaan serta dengan kesungguhan hatinya, dengan maksud untuk menjadi murid-Nya. Ketika Yesus mengajukan persyaratannya, anak muda ini langsung pergi dengan sedih hati, karena Yesus memerintahkan untuk menjual semua harta miliknya.

Anak muda itu hartanya begitu banyak dan hatinya sudah terpikat kepadanya, sehingga sulit bagi untuk melepaskan semua harta itu demi Yesus. Baginya tidak mungkin menjadi "orang yang miskin di hadapan Allah" karena ia punya penilaian begitu tinggi mengenai kepentingan pribadinya sendiri.

Di zaman sekarang tidak jarang kita temui orang-orang yang seperti ini, karena harta miliknya ia rela mengorbankan keutuhan dan keharmonisan keluarga, berbuat jahat, bahkan ia rela kehilangan keselamatan hanya karena itu. Firman Tuhan, "Aku menasehatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya ...", Kristus tidak dapat kita bandingkan dengan harta dunia.

Sorga bersifat kekal, sementara harta dunia akan lenyap, jadi demi Kristus hendaknya kita rela berkorban apa saja, tempatkan Kristus di atas segalanya. Harta dunia bisa kita miliki dengan bermacam cara, namun untuk dapat memiliki harta kekal tidaklah mudah, kita dituntut harus berpaling sepenuhnya dari dunia dan mengarahkan tujuan hidup hanya kepada panggilan Sorga dalam Kristus Yesus.

Mempunyai harta yang banyak bukanlah dosa, Tuhan sendiri memberi jaminan bagi kita yang hidup di dalam-Nya akan diberkati. Tetapi kalau cinta harta itu yang salah, sebab berpotensi membuat kita berpaling dari Allah. Layani dan permuliakanlah Tuhan dengan hartamu. Haleluya.(Jhw)

Doa:

Tuhan Yesus bimbinglah aku untuk lebih mencintai-Mu dari segalanya, sehingga dapat hidup seturut kehendak-Mu. Amin.

MENDENGAR FIRMAN BUKAN SEKEDAR UNTUK DIPAHAMI TETAPI JUGA UNTUK DITAATI

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke