Assalamualaikum wr.wb.
Permasalahan pagu minus akibat realisasi sebelum revisi DIPA ini bagi saya menjadi permasalahan dari tahun ke tahun ya... seingat saya waktu APBN masih dituangkan ke dalam format DIP dan DIK terjadi juga masalah serupa. Namun demikian, bukan pada tempatnya kalo diskusi kita hanya berkutat pada pertanyaan siapa yang salah dan persoalan ludah. Cukuplah kita berdiskusi seperti itu. Akan lebih baik jika teman-teman, Bapak/Ibu/Mas/Mbak sekalian mendiskusikan secara intelek, profesional dan mencoba memberikan solusi terbaik. Dengan demikian kemajuan Ditjen Perbendaharaan tidak hanya pada retorika semata melainkan memang senyatanya maju secara harfiah. Mohon maaf jika ini masih juga dianggap salah.. Pencerahan demi kemajuan wassalam... --- Pada Jum, 7/11/08, Den_Boedhi <[EMAIL PROTECTED]> menulis: Dari: Den_Boedhi <[EMAIL PROTECTED]> Topik: Re: [Forum Prima] Pagu minus akibat realisasi sebelum revisi DIPA Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 7 November, 2008, 6:59 AM Has Hdrwn yang tak kalah baiknya, Saya bukan bermaksud meniadakan suatu keputusan yang sumbernya lebih tinggi dengan begitu saja. Saya sadar bahwa revisi adalah suatu produk hukum dan untuk meniadakannya tentu dibutuhkan satu produk hukum juga. Artinya ketentuan hukum positif tetap kita ikuti. Masalahnya, beranikah... .atau tepatnya maukah kita mengakui kesalahan sebuah revisi dengan menerbitkan revisi yang menyatakan revisi terdahulu (pagu minus) tidak berlaku untuk kemudian menerbitkan revisi lagi dengan keadaaan yang sesuai. Karena itu berarti ludah yang sudah jatuh......tertutup debu.....kelindes ban mobil.....kita coba jilat kembali. Karena memang sulit untuk mengakui suatu kekeliruan.. . Mohon maaf lahir bathin. >From Kendari HaBeWe --- In [EMAIL PROTECTED] ups.com, "hendra ishvara" <ishvarahendra@ ...> wrote: > > Mas hbw yang baik, nampaknya alur pikir kita nyaris sejalan. Cuma saya > ada sedikit perbedaan pendapat tentang solusi yang diusulkan. Sekarang > mari kita pertajam perbedaan tersebut. > > > Sekarang saya akan mulai dengan yang pertama, pagu minus. > > Menurut hemat saya, kita tidak bisa meniadakan begitu saja keputusan > yang sumbernya lebih tinggi. Tetapi tidak lantas menerimanya mentah2 > dan mencarikan pembenaran baginya. > ___________________________________________________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ [Non-text portions of this message have been removed]

