berkaitan dengan expat : local dalam hal : jml, posisi, salary & benefit dll, ada baiknya mungkin kalo pak awang sekali2 buka filenya total indonesie. setahu saya kok banyak bener kulit putih di sana. saya tidak tahu apakah ada pelanggaran atau pengkadalan atau semua itu wajar2 saja?
kalau memang benar bahwa sdm di kps2 banyak yg bermental bangsa terjajah, mungkinkah bp migas dapat menegurnya karena itu artinya kan menggerogoti kinerja bp migas secara tidak langsung? arief -----Original Message----- From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, February 17, 2005 8:54 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Brain Drain Hal yang sama dilakukan juga oleh BPMIGAS, pengawasannya dalam RPTK/PPTKA (rencana penempatan tenaga kerja (nasional)/rencana penempatan tenaga kerja asing. Semua perubahan organigram personalia harus mendapatkan persetujuan BPMIGAS. Posisi yang diisi expat harus ada proyeksi kapan bisa diisi nasional, bagaimana skenario mentoring dari si expat ke penerusnya kelak dll. Tapi, pada beberapa kasus oil companies tak serius menjalankan mentoring ini bahkan mengakali bagaimana agar expat tetap bisa bercokol di perusahaan itu. Dan,... ternyata orang2 nasional yang duduk di SDM oil companies umumnya cenderung berpihak kepada majikannya yang expat dibanding kawan2nya yang nasional. Tentu 1001 cara2 pengakalan2 ini masuk dalam pengawasan serius BPMIGAS. Salam, awang "Sunaryo Arman C." <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Saya pernah bekerja untuk Nigeria, mereka punya masalah yang sama soal 'brain drain' dan ini berhubungan dengan masuknya tenaga expat kesana. Banyak kesamaan antara Indonesia dan Nigeria, mereka juga punya Migas, BP Migas yang mengontrol perusahaan2 asing yang beroperasi disana. Untuk masalah tenaga kerja asing, BP Migas Nigeria mengontrol dengan sangat ketat, mereka bahkan menentukan posisi2 mana yang harus diisi oleh orang lokal, apabila pada saat itu belum ada orang lokal yang mampu, si perusahaan harus membuat plan bahwa dalam 2-3 tahun posisi itu harus sudah dijabat oleh lokal. Yang mengagumkan adalah keseriusan mereka untuk menindak lanjuti plan itu, jadi tidak hanya diatas kertas saja. Saya tidak pernah tahu apa sangsinya kalau si perusahaan tidak bisa memenuhi plannya, tapi yang saya lihat adalah perusahaan2 asing di Nigeria benar2 serius dalam mendidik tenaga lokal agar bisa memenuhi plan tersebut. Saya tidak tahu apakah BP Migas (di Indonesia) juga seserius itu dalam mengontrol tenaga kerja asing, karena apabila ini dilakukan saya rasa dapat mengurangi besarnya arus brain drain yang terjadi sekarang ini. Lha kalau gaji relatif kecil dan karir juga cuma begitu2 saja, saya rasa siapapun akan tergiur untuk mencari yang lebih di negara lain. Arman --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term' --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

