On Tue, Mar 05, 2002 at 06:49:51AM +0700, adi wrote:
> Bagaimana dengan (or|co|web|net).id? 

sama. indikasi geografis terkait dengan .id
(tidak spesifik go.id)

> bagaimana kalau
> kota Bandung tahun 2010 diganti jadi Bandeng?

webnya tentunya berganti kan

> Tipikal orang Indonesia, suka memperumit masalah yang
> sudah rumit.

:)
Banyak orang Indonesia yang justru maunya potong kompas
dan nggak mau tertib aturan. :(


> Pak Budi, itulah gunanya dilakukan pendelegasian. Jadi
> tidak semua hal bisa diselesaikan di satu kobokan yang
> namanya IDNIC.

Maksudnya?
Kan sudah ada domain admin untuk masing-masing
second level domain.
Itulah sebabnya ada:
- aturan yang berlaku .id
- aturan yang hanya berlaku di ac.id
- aturan yang hanya berlaku di co.id
dan seterusnya.

Yang menarik... aturan itu dibentuk oleh komunitas itu sendiri.
Yang vokal di mailing list ternyata pada kenyataannya adalah
minoritas. Ini cukup mengejutkan bagi saya, pada mulanya.
Pada akhirnya ternyata konsisten seperti itu.
Dalam setiap seminar yang berhubungan dengan domain,
setelah presentasi saya tanya berapa orang yang mau co.id
dibebaskan sebebas-bebasnya ala .com, atau diatur.
Jawabannya selalu yang mau dibuat bebas paling < 5%

Back to the topik. Inilah sebabnya saya mengajak
rekan-rekan untuk ikut urun rembug di working group nama domain.
Sayang sekali, kerja begini (volunteer) banyak yang nggak mau.
Padahal IETF saja kerjanya seperti ini.


-- budi

--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke