Menurut saya ngga ada ukuran atau sesuatu yang bisa dijadikan ukuran untuk
kualitas traveling. Kalau kuantitas gampang ngitung nya, berapa kali pernah
kesana, berapa kali pernah kesini.
Kalau kualitas itu ngga ada batasan ukuran. Kira-kira apa yang mau diukur
dari kualitas traveling ? Semua punya niat masing-masing untuk melakukan
perjalanan, dan dari beragam niat itu sulit untuk dijadikan tolak ukur
kualitas traveling seseorang.
Menurut saya ngga ada guna juga mengukur kualitas traveling seseorang.
Kenapa ngga kita lihat kedalam diri kita sendiri. Apa yang kita dapat selama
kita melakukan perjalanan, apa yang bisa kita sumbangkan ke orang sekitar
sepulang kita dari perjalanan. Syukur-syukur ada pelajaran berharga yang
bisa kita share ke orang lain sepulang kita dari perjalanan, syukur-syukur
perjalanan itu menjadi pelajaran berharga buat diri kita sendiri.
Yah begitulah pendapat saya, tak ada batasan ukuran kualitas traveling, dan
saya rasa juga tak perlu ada ukuran ini itu dalam traveling. Kualitas,
Kuantitas hanya sekedar angka statistik. Yang bisa merasakan manfaat dari
traveling ya individu yang bersangkutan yang melakukan perjalan tersebut.
Ngga tertarik juga bertanya udah pernah kesana udah pernah kesini? Itu semua
masalah kesempatan, ngga semua orang punya kesempatan yang sama.

Thanks and Regards,
In__


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke