Mungkin ada benarnya juga sekarang ini bahwa sitem ekonomi kerakyatannya
pak Adi Sasono mengalami kegagalan, tapi itu semua kan karena timing,
dimana yang mengimplementasikan ide tersebut Notabene masih orang-orang
orba yang sudah belepotan dengan KKN itu, jadi pelaksanaannya jadi
semrawut dan jadi nggak jelas.
Tapi konsep ekonomi kerakyatan mutlak mesti di jalankan oleh pemerintahan
baru hasil pemilu mendatang,siapa pun yang menang. Jangan lagi hanya
sebatas-batas jargon-jargon politik untuk menarik massa.
Karena sekarang lah saatnya kedaulatan politik dan kedaulatan ekonomi
rakyat dikembalikan kepada rakyat. Jangan lagi dibuka peluang terbentuknya
sistem konglomerasi dan konglomerat. Karena telah terbukti sistem
Konglomerasi lah yang membangkrutkan ekonomi Negara ini.
  

On Mon, 7 Jun 1999, Joseph Marzuki wrote:

> Memberdayakan pengusaha kecil, khususnya sektor informal tidak dapat
> dilakukan semudah membalikkan telapak tangan,  sebagaimana Jalan pintas
> "ekonomi kerakyatan" yang ditawarkan Adi Sasono. Bagi saya program-program
> Adi Sasono lebih untuk kepentingan politik PDR & juga sekaligus sebagai
> wujud politik balas dendam. Kalau konglomerat boleh ngemplang dalam jumlah
> besar, kenapa rakyat kecil nggak.  Nah, Jadilah pengucuran trilyunan rupiah
> kepada pihak yang disebut "pengusaha kecil", yang saya perkirakan "satu
> tahun" dari sekarang akan ter-exposed sebagai project gagal, karena
> manipulasi data penerima, penyaluran ke sasaran yang salah, penyalahgunaan
> lain yang terjadi disana-sini. Yang kasihan sekali adalah petani dan
> pengusaha kecil sesungguhnya yang memang membutuhkan pertolongan dan juga


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke