OK bung Martin,
Mungkin saya kurang mengerti ekonomi secara mendalam, tapi dari yang saya
tangkap selama ini adalah bahwa pak kwik itu cendrung menganggap bahwa
krisis ekonomi yang terjadi sekarang ini ditengarai oleh dollar AS, apakah
pak kwik tidak ada keinginan untuk membela masyarakat pedesaan yang
agriculture, saya rasa kondisi sekarang ini adalah berkah bagi ekonomi
kecil. 

Saya lebih setuju dengan model ekonomi-nya Adi Sasono, karena konsepnya
jelas lebih memberdayakan ekonomi kecil. Anda bisa bayangkan bahwa sekitar
20 jutaan unit usaha di Indonesia ini, sekitar 95% nya adalah pedagang
kecil macam tukang baso,pedagang es, dll,dll. Tapi mereka ini alangkah
susahnya untuk mendapatkan kredit hanya sebesar Rp. 1 juta saja.

Nah bung Martin, yang saya tangkap itu selama rezim soeharto pak kwik itu
banyak menulis di sebuah harian, dan apa yang saya tangkap itu bahwa
ide-2x pak kwik itu tak jauh beda dengan implementasi yang dilakukan oleh
rezim orba. 

Atau mungkin bung Martin bersedia menjelaskan kepada saya apa bedanya
konsep ekonomi pak kwik dengan konsep nya suharto, serta konsep ekonominya
terhadap kerakyatan dengan konpsep nya pak Adi Sasono.

-=Raja Komkom Siregar=-

On Sun, 6 Jun 1999, Martin Manurung wrote:

> Agak memihak konglomerasi..? Wah..., saya yakin anda tidak banyak menyimak
> tulisan Kwik Kian Gie. Model ekonomi Kwik yang mana yang anda golongkan
> memihak konglomerasi.. saya tertarik untuk berdiskusi dengan anda tentang
> model ekonominya Kwik (meskipun mungkin saya banyak berbeda dengan dia).
> Tetapi tentunya diskusinya harus positive economics, teknis dan tidak
> ngambang dengan jargon-jargon seperti PK, PBB, PDR dan Golkar.
> 
> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> ____________________________________________
> Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
> Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
> Kunjungi http://come.to/forma-kub  E-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Raja Komkom S. <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: 05 Juni 1999 17:16
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Kok "Menurut Saya"?
> 
> 
> > Kwik Kwan Gie yang mewakili PDI Perjuangan dalam acara Kampanye Dialogis
> di
> > RCTI, Rabu tanggal 2 Juni kemarin, sungguh-sungguh menunjukkan bobotnya
> > sebagai seorang politikus ulung. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan
> > kepadanya dapat ditangkis dengan sungguh akurat dan seolah-olah
> > "membungkamkan" para penanyanya.
> >
> Jelas nggak imbang toh karena PDR sudah berkesan sebagai partai "money
> politics", Dan acara kemarin sama sekali belum menunjukkan kualitas
> apa-apa, karena anak-anak mahasiswa tingkat 2 pun bisa melakukannya,
> masalahnya bagaimanakah "kualitas" bung kwik ini kalau di pertemukan
> dengan orang-orang partai gede macam PBB,PAN,PK atau PPP.
> 
> Any way kualitas bung kwik sepertinya sudah teruji dari tulisan-tulisannya
> di harian "kompas", meskipun ide-ide dalam tulisannya tersebut  setali
> tiga uang sama persis dengan ide dan strategi orde baru, yaitu
> kurang memberdayakan ekonomi rakyat dan "agak" memihak kepada
> konglomerasi.
> 
> -=thx=-
> 
> 
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 
> PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!





Kirim email ke