Di Amrik dan Jepang konglomerasi nggak apa-apa. Di Rusia, Eropa Timur dan Cina ekonomi
kerakyatan pernah berjalan bagus juga. It depends.
Sistem apapun kalau dilakukan secara nekad dan tidak bertanggung jawab, ya nggak
mungkin berhasil.
Konsepnya sih bagus, tetapi pada implementasinya banyak yang nyangkut dikantong
geng-nya dan hanya sedikit yang ngucur. Dimana achlaknya.
Yang ngucur itupun dengan keharusan milih PDR. Tetapi rakyat nggak bodoh. Hasil Pemilu
menyatakan bahwa Ketum PDR-pun nggak berhasil masuk Senayan. Apalagi begundalnya,
istilah pak Amien Rais lho.....
Mentang-mentang cuma mau jadi Menteri satu tahun, lalu meninggalkan hutang bertrilyun.
Sadis amat. Kapan negara mau maju......
--
On Wed, 9 Jun 1999 10:19:35 Raja Komkom S. wrote:
>Mungkin ada benarnya juga sekarang ini bahwa sitem ekonomi kerakyatannya
>pak Adi Sasono mengalami kegagalan, tapi itu semua kan karena timing,
>dimana yang mengimplementasikan ide tersebut Notabene masih orang-orang
>orba yang sudah belepotan dengan KKN itu, jadi pelaksanaannya jadi
>semrawut dan jadi nggak jelas.
>Tapi konsep ekonomi kerakyatan mutlak mesti di jalankan oleh pemerintahan
>baru hasil pemilu mendatang,siapa pun yang menang. Jangan lagi hanya
>sebatas-batas jargon-jargon politik untuk menarik massa.
>Karena sekarang lah saatnya kedaulatan politik dan kedaulatan ekonomi
>rakyat dikembalikan kepada rakyat. Jangan lagi dibuka peluang terbentuknya
>sistem konglomerasi dan konglomerat. Karena telah terbukti sistem
>Konglomerasi lah yang membangkrutkan ekonomi Negara ini.
>
>
>On Mon, 7 Jun 1999, Joseph Marzuki wrote:
>
>> Memberdayakan pengusaha kecil, khususnya sektor informal tidak dapat
>> dilakukan semudah membalikkan telapak tangan, sebagaimana Jalan pintas
>> "ekonomi kerakyatan" yang ditawarkan Adi Sasono. Bagi saya program-program
>> Adi Sasono lebih untuk kepentingan politik PDR & juga sekaligus sebagai
>> wujud politik balas dendam. Kalau konglomerat boleh ngemplang dalam jumlah
>> besar, kenapa rakyat kecil nggak. Nah, Jadilah pengucuran trilyunan rupiah
>> kepada pihak yang disebut "pengusaha kecil", yang saya perkirakan "satu
>> tahun" dari sekarang akan ter-exposed sebagai project gagal, karena
>> manipulasi data penerima, penyaluran ke sasaran yang salah, penyalahgunaan
>> lain yang terjadi disana-sini. Yang kasihan sekali adalah petani dan
>> pengusaha kecil sesungguhnya yang memang membutuhkan pertolongan dan juga
>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!