Mas, melanjutkan sedikit tentang rokok panjenengan mengatakan :
Betul Pak, jika merokok adalah haram, maka jika kita merokok hukumnya dosa dan jika kita tidak merokok kita mendapat pahala. Nah ini yang benar2 menjadi sebuah hal pelik ... tanpa terlalu ngobok2 tentang pahala dan dosa ... dari akli saja bahwa sedemikian banyak orang akan mendapatkan pahala yang tanpa makna hanya karena tidak merokok dan tidak tahu rokok. Ini sebenarnya yang mau saya cermati. Ada sebuah dalil yang mencampurkan antara peran aktif seseorang (amal berbasis niat) dengan sesuatu yang granted begitu saja. Karena haram itulah maka setiap insan yang tidak merokok akan otomatis mendapatkan pahala .... (mohon maaf terpaksa hitung2an krn stempel haram juga berbasis hitung2an) Bagi saya rokok adalah tidak baik ... itu benar ... tetapi haram dan halal adalah substansi yang lain. Salam bambang sp

