duit subsidi dinilai tidak tepat sasaran karena gak bisa di korup sama para 
koruptor!!
Mereka udah lama berharap-harap agar subsidi bbm bisa dicabut dan duitnya 
dialihkan untuk proyek yang lebih "berguna" bagi " masyaraka yang membutuhkan"

"Berguna"  = Bisa dikorupsi
"Masyarakt yang membutuhkan " =  Pejabat/ anggota dewan dan partainya




To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Sat, 25 Feb 2012 17:24:48 +0700
Subject: Re: simulasi ...Re: Bls: Re: Bls: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: 
Memang Bagusnya BBM Naik Rp 4.000/Liter


















 



  


    
      
      
      Kita ini kan banyak yang berasumsi bahwa subsidi jelek thus harus 
dihilangkan, tanpa bisa menunjukkan bukti bahwa si subsidi ini memang jelek, 
dan tidak bisa pula menunjukkan keuntungan2 kalau tidak ada subsidi.

Mantra yang digunakan untuk membela pencabutan subsidi adalah subsidi tidak 
tepat sasaran, tanpa merinci sasaran yang tepat itu dimana dan mengapa dianggap 
tepat. Duit subsidi dianggap terbuang percuma, hallo...., kalo saya dan Anda 
karena beli bensin lebih murah bisa punya duit lebih untuk membeli barang dan 
jasa lainnya, apakah peningkatan manfaat ini dianggap tidak ada artinya atau 
sia2 ? Orang2 yang terima uang saya (misal warung indomie depan rumah) apa juga 
tidak mendapat manfaat dari tambahan uang yang ia terima ?



Tentu saja argumen saya di atas bisa di counter dengan argument lain, saya 
hanya berharap debatnya bukan dengan cara menghina  orang lain secara pribadi 
(ad-hominem|), tapi pake argumen yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.



ps:
apakah pak haki berpendapat biarkan saja orang2 di industri otomotif menderita 
? asal....??? asal subsidi di cabut ? dalam arti pencabutan subsidi adalah baik 
dengan sendirinya(good in itself), thus tidak perlu alasan yang masuk akal dan 
bisa dipertanggungjawabkan ?



On Sat, Feb 25, 2012 at 5:00 PM, hakitrader <[email protected]> wrote:

















 



  


    
      
      
      


bensin tidak disubsidi ya pake 
bbg yg lebih murah. memangnya kita minum bensin dan hanya kerja dipabrik 
mobil?
http://www.facebook.com/hakie1

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  Susanto 
  Salim 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, February 25, 2012 2:56 
  PM
  Subject: Re: simulasi ...Re: Bls: Re: 
  Bls: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp 
  4.000/Liter
  
  
  
  Kalo harga bensin murah 
  kan penjualan mobil bagus, akhirnya industri mobil bisa ekpansi pake tenaga 
  kerja. Saya yang pas-pasan ini juga bisa pake duit kelebihan dari bensin 
  (karena di subsidi) buat belanja di warung indomie depan rumah. 
  bla..bla..bla..

nah kalau duit ini dialihkan ketempat lain (kemana?), 
  apa betul hasilnya bakalan lebih baik ? dalam arti menghasilkan kesejahteraan 
  yang lebih besar untuk lebih banyak orang (gimana ngukurnya)?.

kalo 
  kita tidak tau jawaban atas pertanyaan diatas apa lantas kita layak mendukung 
  kebijakan pencabutan subsidi ? Padahal kita sendiri gak tau apakah kebijakan 
  ini menghasilkan kebaikan yang lebih besar untuk semua.

ps:
kok tau 
  kalo subsidi sekarang lebih banyak dinikmati golongan menengah ke atas ? 
  Gimana cara ngukurnya ?-----------
Predictability: Does the Flap of a 
  Butterfly's Wings in Brazil Set a Tornado in Texas?
Edward N. 
  Lorenz




  On Sat, Feb 25, 2012 at 2:34 PM, Franciscus B Sinartio 
  <[email protected]> 
  wrote:

  
    

    
    
    
    
    
    
    
    

    

    catatan tambahan :  yang lebih banyak menikmati subsidi sekarang 
    ini adalah golongan menengah keatas,  nah sekarang mau dialihkan supaya 
    golongan menengah ke bawah yang lebih banyak menikmati subsidi nya.
    

    sekali kali nengok ke bawah , jadi tahu efeknya ke kehidupan sehari 
    hari kalau ongkos transport umum seperti bis, kereta listrik dll lebih 
    murah, atau kalau tidak bisa lebih murah, lebih nyaman juga ok.
    

    

    fbs


  


    
     

    
    






  










    
     

    
    






                                          

Kirim email ke