Tidak ada yang unik-unik di Kota Singkawang saat akan menyambut atau sesudah lebaran. Akan tetapi, ada beberapa hal penting yang kerap dilakukan masyarakat Kota Singkawang sebelum hari raya kemenangan tersebut.
Diantarannya open house pimpinan daerah serta takbir keliling pada saat malam lebaran. Demikian diutarakan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Singkawang, Drs. Istri Handayani, M. Si, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/9) kemarin. "Tahun-tahun sebelumnya saat menyambut lebaran tidak ada yang unik untuk Kota Singkawang seperti kota lainnya. Akan tetapi, agenda seperti takbir keliling dan open house pimpinan daerah setiap tahun rutin dilakukan," ujar wanita berkerudung ini. Istri mengatakan, untuk lebaran tahun ini, open house khususnya pimpinan daerah Kota Singkawang akan dilaksanakan di rumah kediaman Wakil Walikota Singkawang, Drs. Edy R. Yaoub, M. Si. Open house itu dilaksanakan selama dua hari, hari kedua dan ketiga setelah lebaran (2-3/10). Pagi dimulai pukul 09.00 hingga 12.00. Dua jam istirahat, kemudian pada pukul 14.00 dilanjutkan kembali hingga malam. "Seperti pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya, open house itu akan dihadiri ribuan warga," ujarnya. Open house tersebut dibuka secara umum, untuk itu menurut Istri semua warga kota Singkawang berhak untuk datang, bersalam-salaman, serta saling memaafkan dengan beberapa pejabat daerah. Masyarakat yang datang tidak akan dipilih berdasarkan suku, agama, dan lain sebagainya. "Pada open house itu, sumua warga berhak untuk datang," ujar Istri menjelaskan. Selain pimpinan daerah, open house kerap kali dilakukan pejabat daerah lainnya, seperti anggota DPRD, Polres, Kejari, ataupun pejabat lainnya. Terkait dengan malam lebaran pertama, Istri mengatakan kegiatan yang rutin dilaksanakan masyarakat adalah takbir keliling. Biasanya, takbir keliling tersebut menjadi agenda kerja PHBI bekerja sama dengan Pemerintah Kota dan pengurus Majid Raya Kota Singkawang. "Lebaran kali ini, takbir keliling juga digelar, akan tetapi kepanitiaannya tidak melibatkan Pemkot. Tapi kemungkinan yang melepas takbir keliling itu walikota, wakil, atau juga yang mewakili," ujar Istri. Takbir keliling itu akan diikuti puluhan organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemuadaan, majlis taklim, pengurus masjid, serta yang lainnya. Dengan keikutsertaan beragam elemen tersebut, diperkirakan warga yang mengikuti takbir keliling mencapai ratusan orang. "Dengan ramainya warga yang ikut, pelaksanaan takbir keliling akan berlangsung dengan meriah," ungkap Istri. Sumber : www.borneo-tribune.net
