Pembangunan pabrik pupuk organik terbesar di Asia, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), diperkiraan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Singkawang pada 2010. Pertumbuhan itu berkisar 8,69 persen.
Saat ini, pabrik mulai dibangun di Kelurahan Pangmilang, Singkawang Selatan. Dalam sehari, diperkirakan pabrik akan menghasilkan pupuk sebanyak 30.000 ton per hari. Pemerintahan Kota Singkawang melalui Kepala Dinas Agribisnis Kota Singkawang, Cipta mengatakan, selama ini pabrik tersebut menambah produksi pupuk yang dihasilkan. Keberadaan pabrik pupuk organik, akan membantu petani Singkawang, sehingga menambah produktivitas tanaman. Keberadaan pupuk akan membantu kesejahteraan masyarakat. Bukan hanya demi kepentingan masyarakat Singkawang. Hasil pupuk ditargetkan, akan dipasarkan ke beberapa daerah di Kalbar, serta di beberapa daerah di Indonesia. Diharapkan, pupuk asal Kota Singkawang, akan menembus di beberapa negara tetangga. "Selain itu, keberadaan pupuk akan membuka lapangan pekerjaan baru. Pabrik pupuk tersebut akan menyerap puluhan, bahkan ratusan tenaga kerja," kata Cipta. Sumber : www.borneo-tribune.net
