Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Singkawang telah masuk masuk kerja 
pascalebaran, tidak ada yang memperpanjang libur. Demikian diungkapkan Wakil 
Walikota Singkawang, Edy R. Yacoub pada jumpa pers bersama wartawan, Senin 
(6/10).

Edy mengungkapkan hal tersebut pada hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang 
sengaja dilakukannya. Dalam Sidak itu, Edy didampingi Kepala Bagian Humas dan 
Protokol Sekretariat Daerah Kota Singkawang, Istri Handayani beserta staf dari 
kepegawaian.

Dalam Sidak yang dimulai sekitar pukul 08.00 Wib, Edy mengunjungi dan melihat 
langsung para pegawai di Dinas Sosial Kependudukan dan Catan Sipil 
(Sosdukcapil) Kota Singkawang. Dalam Sidak itu, Edy menyalami semua pegawai 
serta melihat langsung pegawai pada setiap ruangan.

Setelah berada selama 15 menit, rombongan tersebut melanjutkan inspeksi 
mendadaknya ke Dinas Kelautan. Pada dinas ini, rombongan disambut langsung 
kepala Dinas Kelautan, Taslim. Di Kantor Dinas Tata Kota, Wakil Walikota 
disambut Kepala Dinas, Agus Arifin.

Dalam pertemuan itu, Agus menuturkan tidak ada pegawainya yang menyengajakan 
diri untuk menambah waktu libur. Kalaupun ada pegawai yang tidak masuk, 
dikarenakan ada halangan, seperti sakit. Masuknya pegawai pada hari pertama 
setelah libur panjang Idul Fitri, juga terjadi di Kantor Camat Singkawang 
Selatan.

"Alhamdulillam semua pegawai masuk, ada diantara mereka yang berhalangan karena 
sakit," kata Burhanuddin, Camat Singkawang Selatan, saat memberikan penjelasan.

Dengan kondisi pegawai tersebut, Edy berpandangan para pegawai telah memiliki 
kesadaran untuk bersikap disiplin. Ia berharap, kedisiplinan kepegawaian dapat 
dipertahankan hingga bisa menjadi contoh pegawai atau masyarakat umum lainnya.

Edy menegaskan, bila dalam Sidak yang dilakukan bersama tim lainnya, menemukan 
pegawai mangkir, maka langkah-langkah tegas akan diambil. Diantaranya dengan 
memberikan surat peringatan.

Menurut Edy, sepanjang inspeksi yang dilakukan hingga siang kemarin, tidak 
ditemukan pegawai yang sengaja memperpanjang waktu libur.

"Dengan waktu libur yang begitu panjang diberikan pemerintah untuk pegawai, 
kalau masih ada pegawai yang merasa tidak cukup dan memperpanjang waktu libur, 
itu keterlaluan," kata Edy menegaskan.

Dalam Sidak kali ini, tidak ada satu pun Kantor Pemerintahan yang tidak 
dipantau. Hal itu dikarenakan, dalam Sidak itu telah dibentuk empat tim yang 
dipecah dan mengunjungi masing-masing kantor yang telah ditentukan.

"Jadi tidak ada dinas ataupun kantor yang tidak kita Sidak hari ini," kata Edy

Sumber : www.borneo-tribune.net

Kirim email ke