Polres Siapkan 400 Personal

SINGKAWANG-Kembali, Aliansi Masyarakat Singkawang akan menggelar aksi 
demontrasi di DPRD guna minta Hasan Karman mundur dari jabatannya.
Aksi demontrasi ini akan digelar Rabu (18/2) siang.  Selain itu, pendemo juga 
akan minta Wali Kota Singkawang untuk menghentikan pembangunan patung naga, 
seperti tuntutan semula. Sebelumnya, mereka sudah menggelar aksi demontrasi 
menurunkan Hasan Karman dari kursi wali kota dan minta menghentikan pembangunan 
patung naga. Namun, usai cap go meh berlangsung, pembangunan tetap dilanjutkan. 
Pemerintah kota tidak mengubris permintaan pengunjukrasa termasuk surat dari 
DPRD Singkawang. “Kawan-kawan sudah minta izin dengan Polres Singkawang soal 
unjuk rasa tersebut. Polres sendiri sudah mengeluarkan surat izinnya,” kata 
salah satu warga kepada Pontianak Post, kemarin.

Menurut warga, kemungkinan akan lebih besar dari jumlah sebelumnya. 
“Kawan-kawan sudah siap turun ke jalan,” katanya. Sementara itu, Kapolres 
Singkawang, Ajun Komisaris Besar Polisi Subnedih membenarkan bahwa akan ada 
demontrasi damai yang dilakukan di gedung DPRD, hari ini. Demontrasi akan 
dilakukan seperti sebelumnya. “Koordinator aksi sudah meminta izin dari kita. 
Kita pun sudah mengeluarkan surat izin untuk demonstrasi damai ini,” kata 
Subnedih dihubungi, terpisah. Kata Subnedih, sedikitnya seribuan orang akan 
berunjukrasa di gedung dewan. “Sesuai dengan permohonan mereka mencantumkan 
seribu massa. Tentu dengan seribu massa akan kita turunkan personil Polres 
Singkawang dan Brimob Kompi Pelopor Lohabang. Sebanyak 400-an akan kita 
turunkan untuk menjaga aksi damai tersebut,” kata Subnedih. Subnedih mengakui, 
belum minta tambahan kekuatan dari Polda Kalbar, seiring seringnya unjukrasa di 
Kota Singkawang.

“Kan, mereka sudah berjanji akan menggelar aksi damai. Kekuatan kita masih 
diturunkan untuk pengamanan,” kata mantan Kapolres Landak. Mantan Komandan 
Satuan Brimob Polda Kalbar ini menghimbau kepada massa yang akan turun tetap 
menjaga koridor hukum yang berlaku. “Ya, kita perlu komitmen bersama untuk 
tetap tidak melakukan tindakan diluar koridor hukum,” katanya. Sebelumnya, 
sebanyak seribuan massa menggelar aksi demontrasi di gedung DPRD. Mereka 
menuntut Hasan Karman untuk mundur. Pengunjukrasa menilai, sudah banyak 
kesalahan yang dilakukan oleh Hasan Karman yang baru setahun memimpin 
Singkawang ini. Selain itu, pengunjukrasa juga minta kepada DPRD memanggil 
Hasan Karman soal pembangunan patung naga. Patung naga, menurut mereka harus 
dirobohkan. (zrf)


Sumber : http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=14987

Kirim email ke