SINGKAWANG – Burung di lembaga konservasi satwa langka dan dilindungi Sinka Zoo sebentar lagi akan bertambah. Direktur Sinka Zoo Anthoni Suwandy menegaskan, ratusan hewan terbang dari Yogyakarta segera didatangkan ke lokasi yang merupakan salah satu tujuan wisata di Kota Singkawang tersebut. “Sebanyak 283 burung dari Jogja (Yogyakarta) akan diberikan pusat perlindungan satwa ke Sinka Zoo,” kata pengusaha yang biasa disapa Aliang ini kepada Pontianak Post belum lama ini saat meninjau lokasi wisata berkelas internasional Rindu Alam miliknya yang sedang dalam tahap pengerjaan.
Aliang mengatakan, sebuah kehormatan diberikan kepercayaan mengurus burung dengan aneka jenis tersebut. Kata Aliang, hal itu sudah berdasarkan penilaian tertentu. “Kita mendapatkan kepercayaan, karena dinilai dari segi tempat, kesehatan dan makanan. Kita dinilai layak,” kata Aliang. Tak hanya itu, kata Aliang, dirinya beberapa waktu lalu juga sedang berupaya mendatangkan Onta ke Sinka Zoo. Menurutnya, sekarang ini masih terus diupayakan untuk menambah koleksi hewan langka dan dilindungi di tempat tersebut. “Onta itu dari Surabaya,” jelasnya. Satu ekor gajah juga sudah didatangkan ke Sinka Zoo oleh Aliang. Ia berkata, ke depan masih akan banyak lagi hewan yang akan didatangkan, terutama hewan langka. Memelihara hewan di Sinka Zoo tidak semudah melihat dan menikmati keunikannya. Dibutuhkan biaya besar. Terutama untuk memberi binatang langka yang dilindungi itu makan sehari-hari. Aliang mengungkapkan, tidak kurang ia harus merogoh kocek Rp2 juta setiap hari untuk menyediakan makanan terhadap binatang langka dan dilindungi tersebut. Aliang mengaku, hal itu merupan resiko yang harus diambilnya untuk merawat hewan di Sinka Zoo. Aliang berkata, hal itu bukan masalah baginya. Karena Aliang memiliki hobi memelihara hewan. Terlebih dirinya sangat peduli dengan binatang-binatang langka yang dilindungi. Jika dibandingkan dengan pemasukan yang diperoleh, sebut Aliang, maka tidak sebanding dengan pengeluaran yang dilakukan. “Tapi karena saya peduli, itu bukan masalah bagi saya,” katanya. Sinka Zoo merupakan satu-satunya lembaga konservasi di Kalbar yang telah mendapatkan izin dari kementerian kehutanan yang wajib menyelamatkan dan melestarikan hewan-hewan langka dari kepunahan. Berbagai satwa termasuk binatang titipan dari kebun binatang Pontianak juga ada di Lembaga konservasi yang terletak Jalan Malindo, Teluk Karang, Keluarahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan tersebut. (ody) Sumber : http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=14988
