Assalaamu 'alaikum wr. wb.
|Seakan-akan pak Sunarman berharap bahwa bila menggunakan Hati orang yang
|telah disucikan maka penafsiran AlQuran itu akan cuman tinggal satu.
|Saya meragukan hal tersebut.
|
|Bukankah justru dikatakan oleh pak Imam Suhadi bahwa imam-imam mazhab
|tsb semuanya adalah orang yang bertemu diri, demikian juga Mirza Ghulam
|Ahmad, Imam Khomeini dll. Dan mereka semua kenyataanya memberikan
|penafsiran yang berbeda satu sama lain terhadap AlQuran dan Hadist. Saya
|kira berarti memang kebenaran hakiki itu jalan Highway, tidak cuman
|jalan sempit 1 jalur kok.
|
|Bahkan menurut saya, Ibnu Katsir, Thabatabai dll yang membuat tafsir
|AlQuran semuanya adalah orang yang sudah bertemu diri. Dan mereka
|menafsirkan AlQuran sesuai petunjuk Jiwa Muthmainnah. Jika kenyataannya
|penafsiran ayat tsb berbeda satu sama lain maka memang begitulah Allah
|menunjukkan.
|
|Jadi meski dengan Jiwa Muthmainnahpun jangan pernah berharap adanya
|penafsiran tunggal terhadap AlQuran. Mustahil !!
Bismillahirrahmaanirrahiim
Kebenaran itu adalah dari Rabb-mu, sebab itu jangan sekali-kali kamu
termasuk orang-orang yang ragu. (QS. 2:147)
Apakah penafsiran tentang Al Qur'an (dalam pandangan kita) sekarang terhadap
penafsiran ulama-ulama besar dahulu bertentangan atau tidak, saya mencoba
mendeskripsikan begini.
Ada sebuah rumus fisika yang berformula seperti ini:
F = m.a dan F = m.g
Bagi anak SMP atau SMA, kadang perlu menghapalkan keduanya. Namun bagi
mahasiswa, mereka tidak perlu menghapal keduanya. Karena ia tahu, kapan
harus menggunakan rumus F =m.a dan kapan harus menggunakan F = m.g, karena
ia mengetahui esensi a dan g tersebut.
Begitu juga kita memandang perbedaan penafsiran tersebut.
Bagi kita anak SD yang memandang pelajaran tersebut, boro-boro mengerti F
itu apa, m itu apa, a dan g itu apa. Kali-kalian saja harus diperlancar....
Nah bagi kita yang SMP mungkin akan saling ngotot-ngototan bahwa kedua rumus
tersebut berbeda.
Tetapi mahasiswa berkata itu sama saja, tinggal kita harus perhatikan
bagaimana PENEMPATANNYA.
catatan:
Penempatan dalam anlogi diatas, menyangkut kapan waktunya, bagaimana kondisi
waktu saat itu, dimana tempatnya, dan mungkin ada variabel lain.
Wassalamu'alaikum
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)