On Tue, Mar 05, 2002 at 07:11:05PM +0700, Budi Rahardjo wrote:
> > Pak Budi, itulah gunanya dilakukan pendelegasian. Jadi
> > tidak semua hal bisa diselesaikan di satu kobokan yang
> > namanya IDNIC.
> 
> Maksudnya?

Kasih saja go.id langsung ke orang pemerintah. kasih saja domain
mil.id ke orang yang berwenang. Kagak ada yang mau? Ya sudah,
berarti memang kagak ada yang butuh. Dan idnic tidak perlu pusing
mikir/takut/kuatir besok bisa ada domain:
rt5.rw3.10nomerrumaku.jalannya.jalancinta.go.id, misalnya :-)

> Yang menarik... aturan itu dibentuk oleh komunitas itu sendiri.
> Yang vokal di mailing list ternyata pada kenyataannya adalah
> minoritas. Ini cukup mengejutkan bagi saya, pada mulanya.
> Pada akhirnya ternyata konsisten seperti itu.
> Dalam setiap seminar yang berhubungan dengan domain,
> setelah presentasi saya tanya berapa orang yang mau co.id
> dibebaskan sebebas-bebasnya ala .com, atau diatur.
> Jawabannya selalu yang mau dibuat bebas paling < 5%

ya karena selalu diiming-imingi kalau dibebaskan akan
bisa jadi chaos <*kidding*>. anyway soal 'bebas sebebas
bebasnya' ini saya sudah tidak tertarik. Karena toh
pasti hasil survey Pak Budi ini akan keluar :-)
yang saya maksud lebih baik beberapa domain seperti
ac.id, go.id dan mil.id diserahkan saja ke 'tim' langsung
diluar idnic, dan idnic gak perlu pusing-pusing lagi
dengan itu, selain masalah teknis.

tapi kalau idnic memang punya bakat dan punya hobby ngatur ya sudah lah.

> Back to the topik. Inilah sebabnya saya mengajak
> rekan-rekan untuk ikut urun rembug di working group nama domain.
> Sayang sekali, kerja begini (volunteer) banyak yang nggak mau.
> Padahal IETF saja kerjanya seperti ini.

dari dulu saya ikutan idnic, nampaknya nggak ada yang demen
dan ingin bikin working group untuk membahas masalah teknis ya.
atau ini sudah jadi tipikal orang Indonesia pada demen main
politik-politikan (baca: suka ngatur :-)
atau bisa jadi idnic yang sekarang ini sudah ok. jadi untuk
hal-hal yang berbau teknis, sudah bukan issue lagi. betul?

Salam,

P.Y. Adi Prasaja


--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke