Kalau menurut saya seperti halnya pak ossi dan mbak ambar
backpaking harus dilakukan selagi muda. paling gak mereka yang berada
dibawah  30-anlah.. harus bersemangat.. he..he..
karena kalau sudah punya keluarga  repot memang. Harus mikirin
dan itu.
 
salam
aji
www.setiakarya.wordpress.com
www.rumahdunia.net 
 
 

--- On Tue, 9/9/08, Aswin Fahrizal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Aswin Fahrizal <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: Bls: [indobackpacker] Hobi Adventure/Jalan-jalan mengorbanan 
kemapanan di masa depan
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]
Date: Tuesday, September 9, 2008, 6:03 AM






ikutan berembug juga...saya tertarik dengan kalimat "traveling adalah
investasi"
perpaduan hobi menulis dan traveling maka jadilah novel-novel menarik di
yang dijual dibeberapa toko buku.
perpaduan hobi fotografi dan traveling maka jadilah penjualan image-image di
industri kreatif
perpaduan hobi memasak dan traveling maka jadilah bisnis-bisnis kuliner
serta hal-hal lainnya yang masih banyak tersebar jika kita jeli pelihat
peluang
rasanya ketika kita memutar kembali utnuk mendapatkan apa yang telah kita
keluarkan. rasanya hobi jalan-jalan ini bisa menjadikan kita lebih mapan
memandang masa depan dan lebih mengerti dengan nilai-nilai kehidupan
akhirnya mematahkan pernyataan anti kemapanan terhadap masa depan :D

*ps: Laskar Pelangi, Naked Traveller mungkin menjadi salah satu contoh
suksesnya seorang backpacker.

salam

-aswin-

Kirim email ke