Ramai-ramai Tolak Majalah ”Playboy Indonesia”

Jakarta - Sejak berita kehadiran majalah franchise Playboy Indonesia muncul
awal Januari, berbagai komentar bermunculan dan rata-rata menolak kehadiran
majalah yang ditujukan untuk pria tersebut. Salah satu penolakan itu datang
dari Perhimpunan Masyarakat Tolak Pornografi (Perhimpunan MTP), Lembaga
Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang advokasi masyarakat
mengenai bahaya pornografi.
”Kami dari Perhimpunan Masyarakat Tolak Pornografi menyatakan sikap menolak
kehadiran Playboy Indonesia,” demikian Ketua Perhimpunan MTP Azimah
Soebagijo, di Jakarta, Selasa (17/1).
Dalam surat itu, Perhimpunan MTP menyebut bahwa bagi mereka, citra majalah
Playboy selama ini yang kental dengan pelanggengan seks ditampilkan di ruang
publik jelas merupakan pornografi. ”Pornografi adalah sebuah kejahatan
terhadap kemanusiaan,” kata Azimah.
Pornografi dianggap sebagai sebuah kejahatan karena merusak institusi
keluarga, mengancam kesehatan reproduksi dan seksual anak-anak dan remaja
serta merusak citra dan martabat perempuan.
Majalah Playboy Indonesia tersebut akan diterbitkan oleh Grup Properti
Procon Indah yang membeli lisensinya dan direncanakan penerbitan perdananya
akan dilakukan bulan Maret.
Dalam surat pernyataannya, Perhimpunan MTP mendesak aparat hukum, yaitu
kejaksaan dan kepolisian untuk bertindak tegas mencegah hadirnya Playboy
Indonesia serta menertibkan media-media pornografis lainnya dan memberi
sanksi hukum yang keras.
Selain itu, Perhimpunan MTP juga mendesak Dewan Pers untuk menindak tegas
pelaku penerbitan pers yang dianggap telah secara terang-terangan melanggar
UU No.40/1999 tentang Pers dan Kode Etik Wartawan Indonesia.
Begitu juga dengan pembahasan RUU Antipornografi, Perhimpunan MTP mendesak
agar Panitia Khusus DPR dan Tim Perumus Antar Departemen untuk lebih serius
dalam membahas RUU tersebut.
”Agar praktik-praktik bisnis media yang jelas-jelas pornografis dapat
dijerat dengan sanksi hukum yang bisa menimbulkan efek jera,” kata Azimah.
Beberapa kritik juga datang dari pihak lain, misalnya Ketua PP Muhammadiyah
Din Syamsuddin, Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), Fraksi PDI Perjuangan,
Ketua PB Nahdatul Ulama (NU) KH Masdar Farid Masudi, Wakil Sekjen DPP Partai
Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah, Sekretaris Umum Forum Komunikasi
Kristiani Jakarta (FKKJ) Theophilus Bela, Front Pembela Islam (FPI) serta
Majelis Ulama Indonesia (MUI). (ant)



---
Outgoing mail is certified Virus Free.
Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com).
Version: 6.0.859 / Virus Database: 585 - Release Date: 2/14/2005


_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke