Bosen ngomongin syariah islam (yg lebih mementingkan judul?) atau 
islam liberal (yg isinya orang2 konyol yg sok Liberal juga )yang 
sama saja agenda2 pecah belahnya. 

SAMA SAMA KETINGGALAN KERETA SEMUA ITU

Coba deh ngomongin Revisi UU perburuhan , maksud yg tertanam itu 
apa, Apa saja yg perlu dikritisi , apa saja yg harus dikorbankan dan 
tidak boleh dikorbankan demi kemajuan . . .mampu kan?

here is saya kirimkan slightly good news, moga2 apresiasi rupiah ini 
akan mem-boost inflasi supaya makin kecil. Yg pada gilirannya supaya 
isi otak kaum birokrat dan strategic thinker tidak terpaksa (lagi2 
mengorbankan atau membebankan ) kegagalan dan amburadulnya sektor 
makro dan mikro kepada rakyat kecil. Mudah2an heading ke 8500 adalah 
next direction walaupun banyak hambatan.

ptP



09:34 04Apr2006 Indonesian rupiah at 16-mth high, but cbank seen

    SINGAPORE, April 4 (Reuters) - The Indonesian rupiah broke 
through resistance at 9,000 per dollar to hit a 16-month high on 
Tuesday, before suspected central bank intervention pared the gains.
    A combination of strong foreign demand for Indonesian stocks and 
bonds as well as signs inflationary pressures are easing bolstered 
the rupiah.
    It rose as high as 8,995 per dollar <IDR=>, just beyond 
psychological resistance at 9,000 and its strongest level since 
December 2004.
    But suspected dollar buying by state banks on behalf of the 
central bank knocked the rupiah from its highs and down to about 
9,005/10 per dollar by 0210 GMT, dealers said.
    "We tried to break decisively through 9,000 but we suspect that 
Bank Indonesia is in the market through the state banks," said a 
trader in Jakarta.
    "It does not want to see a rapid move in dollar/rupiah."
    Data on Monday showing the annual inflation rate fell in March 
to 15.74 percent, its lowest since fuel prices surged last October, 
bolstered the rupiah.
    Dealers said that even without central bank intervention, 
sustained rupiah gains beyond the 9,000 mark would meet with tough 
resistance.
    "There is lots of demand for dollars in the 9,000 area and this 
will be hard to break," said a Jakarta trader.
    "The news is all positive for the rupiah at the moment. We had 
the inflation data yesterday and rates should be left on hold this 
week. Sentiment is bullish."
 ((Reporting by Dhara Ranasinghe, editing by Neil Fullick; Reuters 
Messaging: [EMAIL PROTECTED]; +65 6870 3840)) 
Tuesday, 04 April 2006 09:34:23RTRS [nSP181200 ] {C}ENDS



--- In [email protected], aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> MAs Ari,
>   bisakah mas Ari melepaskan dugaan syariat islam versi HT dan 
JIL, untuk sekejap saja. Plis... aris mohon. Mohon sekali. from 
bottom of my heart
>    
>   Monggo terserah, orang mau memberi label racun dengan madu. Atau 
sebaliknnya, tapi masing-masing punya karakteristik yang berbeda. 
Bisa jadi label itu sebagai upaya pegkaburan atau penipuan itu bisa 
jadi. Tentu saja untuk mengetahui mana itu racun asli atau madu asli 
kita perlu mencontoh atau menelaah orang yang sangat ahli di 
bidangnya. Berusaha mencocokkan dengan ciri-ciri yang ada , agar 
kita tak tertipu label.
>    
>   Untuk syariat Islam, ya boleh saja rekan-rekan JIL mengatakan 
lde Liberalisme dilabeli syariat Islam atau diembel-embeli Islam 
meski subtansi Islam dan Liberal itu seperti barat dan timur alias 
sangat amat  bertolak belakang sekali.
>    
>   Namun, untuk mengetahui apakah itu syariat Islam yang benar-
benar mas perlu mencontoh orang yang ahli dalam bidangnya yakni 
Rasulullah SAW. Bagaimana Rasulullah dahulu mengaplikasikan syariat 
Islam, maka itulah syariat Islam sejati.
>    
>   Begitu pula cara ijtihadnya para shahabat dalam menggali hukum, 
yang aris ambil adalah copy paste yang sudah ada. Aris tak 
berijtihad ya, aris sangat nyadar sekali, aris belum punya kapasitas 
seperti itu.
>    
>   Seorang mujtahid untuk bisa mengambil hukum dia juga harus punya 
ushul fiqh. KAlau dia mujtahid mutlak (semua aspek masalah), maka 
dia mempunyai ushul fiqh sendiri. Kalau dia mujtahid masalah atau 
mahzab (pada bidang tertentu saja) dia bisa memakai ushul fiqh 
mujtahid mutlak siapa saja.
>    
>   Mohon maaf, alih-alih memakai ushul fiqh salah satu mujtahid, 
rekan-rekan JIL tak memiliki ushul fiqh, bahkan memakai metode 
hermeunitika yang itu merupakan metode bukan berdasarkan Al Quran 
dan Hadis. So, bagaimana mungkin itu disebut syariat Islam? 
>    
>   Selain itu aris masih ingat ketika rekan-rekan HT 
menyuarakan "Selamatkan Indonesia dengan Syariah Islam", sedangkan 
rekan-rekan JIL membuat jargon "Selamatkan Indonesia dari Syariah 
ISlam". Rekan-rekan JIL menolak syariah Islam. dan itu jelas sekali. 
>    
>    Bagaimana bisa mas Ari mengatakan apa yang rekan-rekan JIl  
suarakan itu adalah sama dengan syariah Islam?  Syariah Islam milik 
siapa.? Sesuaikah dengan yang diaplikasikan Rasulullah?
>    
>   oh plis mas Ari, plis.... apakah perkataan mas Ari yang setuju 
syariah Islam itu syariah versi kedua... aris serahkan kembali pada 
mas. Itu adalah urusan pribadi mas, aris telah berusaha 
menyampaikan. CMIIW
>    
>   salam,
>   aris
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>   
> 
> Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   1. semua yg diomongin aris itu semuanya sudah tercakup dalam 
kata kata di
> bawah ini :
> 
> Saya tahu, jawabannya kompleks, dan perlu studi yang
> mendalam. Tetapi, yang jelas, tidak ada jawaban apapun
> dari Syariat Islam, baik dalam Quran atau hadis.
> Kalaupun ada jawaban dari kedua sumber itu, paling
> jauh hanyalah jawaban yang diperoleh setelah melalui
> proses "penalaran". Artinya, setelah ada intervensi
> akal manusia. Sementara itu, dua orang yang mengaku
> melakukan penalaran atas Syariat Islam bisa sampai
> pada kesimpulan yang berebeda: yang satu mendukung
> impor beras, yang lain menentang. Dua-duanya mengaku
> mendasarkan dirinya pada syariat Islam.
> 
> 2. dan semua contoh yg diberikan aris, adalah
> aplikasi setelah melalui penalaran.
> 
> 3. jadi apa yang salah dari pemikiran ala JIL nya Ulil ini ? wong 
ya pda
> intinya sama saja. barangkali bedanya, yg dimaksud menurut syariat 
Islam
> adalah yg diamini kelompok HT, dan selain itu bukan syariat Islam 
karena
> diamini oleh pemikiran lain. Betapa dangkal Ilsam jika direduksi 
seperti
> itu.
> 
> 
> salam,
> Ari Condro
> 
> 
> 
> On 4/4/06, aris solikhah wrote:
> >
> >
> >
> > Sorry, lama gak nengok milis langsung nimbrung.
> >
> > Menurut pemahaman saya, pertanian atau pekerjaan manusia itu 
adalah
> > muamalah. Niatnya memang ibadah karena segala sesuatu niatan 
muslim
> > adalah untuk ibadah (konteks iman), tetapi siyasah dan ilmunya 
adalah
> > dinamis, kontekstual, dan harus diusahakan manusia itu sendiri.
> >
> > Aris:
> > Benar mbakyu. Untuk teknologi dan pengembangannya diserahkan pada
> > manusia dengan tetap berstandar pada aturan Islam. Regulasi yang 
berkaitan
> > pertanian dan Islam mengatur pada tataran itu maka akan diatur.
> > Kita perlu melihat wilayah mana syariat Islam mengatur. Biasanya 
terkait
> > dengan pengaturan di masyarakat.
> >
> > Mbakyu Fau:
> >
> > kalau cuma mau dilihat literally dari Quran dan Hadits, ya mandeg
> > dong.. zamannya Nabi kan blom ada rekayasa biogenetika dsb. Nah 
ntar
> > mikir gak ada hukumnya, padahal konteks hukumnya ada. Bagaimana 
pula
> > dg nelayan? Apakah Nabi juga mengatur tentang ikan umur berapa yg
> > boleh ditangkap? Bagaimana jika negara tsb tidak layak lagi 
ditanami
> > bahan pangan spt Singapore? Tidak punya ketahanan negara?
> >
> >
> > Aris:
> > Sepehaman aris diatas terkait teknologi, monggo manusia 
berkreasi.
> >
> > Mbakyu Fau:
> > semuanya adalah trade-off berdasarkan strategi yang
> > disepakati oleh suatu negara. Kalau mau menjadi negara pengekspor
> > beras, ya stoplah impor kalau perlu penduduk jangan makan beras 
tapi
> > kentang, beras produksi kita ekspor saja.
> >
> > Kalau mau jadi negara pengekspor minyak, ya dari dulu teknologi
> > eksplorasi dan eksploitasi itu dipelajari serius dan kalau perlu 
bikin
> > strategi spy jml mobil dalam negeri tidak membludak kayak 
sekarang.
> > Jadi minyaknya kita jual dan duwitnya kita beliin kereta api.
> >
> > Kalau mau jadi negara industri, ya lihat dimana competitive 
advantage
> > kita trus digenjot disana. Ini yang telah dan sedang dilakukan 
oleh
> > Jepang, Amerika, Eropa, Korea, Taiwan, Cina. Dan itu dinamis, 
mereka
> > berpindah dari satu stage ke stage berikutnya.. spt flying geese.
> >
> > Aris:
> > Tepat sekali, sayangnya... dalam pemenuhan semua itu kita 
berinteraksi
> > dengan negara lain. Dan sayangnya pula, ada banyak kepentingan 
negara lain
> > yang tidak fair dipaksakan dalam negara lain yang itu 
bertentangan dengan
> > syariat Islam. Banyak kesepakatan dalam WTO yang tidak fair. 
cenderung
> > memihak pada sebagian kecil negara berkapital besar.
> >
> > Misalnya penghapusan subsidi pertanian pada negara berkembang dan
> > subsidi penuh pertanian pada negara maju. Sedangkan dalam ISlam 
tugas negara
> > mensubsidi kepentingan umum. Tentu saja negara yang bertugas 
pula mengelola
> > kepemilikan umum terkait tambang, migas dll. Dimana hasil dari 
pengelolaan
> > ini dikembalikan pada masyarakat dalam bentuk salah satunya 
subsidi sektor
> > publik seperti pertanian, kesehatan dan pendidikan.
> >
> >
> >
> >
> > Mbakyu Fau:
> > Apakah strategi tsb ada di Quran dan sunnah? Spiritnya ya. Tapi
> > detilnya, saya percaya sabda Nabi yang mengatakan "kamu lebih 
tahu
> > urusan duniamu" (maaf kalau redaksinya tidak tepat).
> >
> > Aris:
> > Ada bagian spiritnya. Ada sisi hukum terkait regulasi pemerintah 
yang
> > seharusnya diadopsi.
> >
> > Bagian yang tidak ada aturannya dalam syariat Islam atau syariat 
Islam
> > tak secara jelas mengaturnya silakan berkreasi.
> >
> > Pakai bioteknologi, rekayasa genetik, kloning hewan dan tumbuhan 
silakan
> > saja. Tapi khusus untuk kloning pada manusia Islam melarangnya. 
Kecuali
> > pembuatan bayi tabung bagi pasangan suami istri yang sah. Agak 
membingungkan
> > ya mbak. Kita perlu memilah syariat Islam mengatur bagian apa 
saja dan jika
> > tidak ada pengaturannya itulah wilayah yang boleh manusia 
berkreasi.
> > misalnya, Strategi membuahi kurma, membuahi hewan pakai kawin 
suntik atau
> > apa pun ya silakan.
> >
> > Tapi kalau membuahi pada manusia, Islam telah mengaturnya dalam
> > institusi pernikahan sehingga, maka teknologi yang dikembangkan 
harus jeli.
> >
> > Secara ringkasnya Islam sangat menganjurkan pengembangan 
teknologi dan
> > sains yang didalamnya tak bertentangan dengan syariat Islam. Hal 
ini malah
> > membuat orang makin kreatif bukan?
> >
> > Mbakyu Fau:
> > Impor beras hanyalah satu tindakan yang bisa dilihat dari 
berbagai
> > framework dan detil. Kapan itu mempunyai sisi alasan yang bisa
> > dijustifikasi, kapan juga itu mempunyai alasan yg tidak kuat atau
> > strategi yang salah. Kalau soal money politic, gak usah repot2
> > berdebat soal impor beras, ekspor (jualan) beras juga tetap 
salah kalo
> > pake kecurangan. Artinya ya yg salah tetap salah terlepas dari 
konteks
> > perbuatannya, dan itu hal yg beda dlm kerangka analisis strategi 
yg sehat.
> >
> > Aris:
> > Aris secara pribadi, hanya menguraikan sedikit alasan mengenai 
impor
> > beras. Ada banyak alasan kenapa impor beras harus di tolak. aris 
sendiri
> > sering ikut seminar dan diskusi mengenai hal ini. Ada banyak hal 
yang perlu
> > dipertanyakan? salah satunya adalah validkah data statistik 
pemerintah
> > mengenai kebutuhan beras dan stoknya?
> >
> > Strategi mengenai pertanian dll bisa saja diambil juga, karena 
termasuk
> > hal-hal terkait cara yang diperbolehkan manusia berkreasi di 
dalamnya asal
> > sesuai Islam.
> >
> >
> > Mbakyu Fau:
> > Menurut saya yang dilakukan Nabi dg penduduk Yahudi itu adalah 
suatu
> > strategi yang sangat pintar. Apakah karena yg melakukannya 
Yahudi maka
> > dianggap kaum muslimin tidak punya kepintaran apa2? Saya kira 
cuma
> > strategi, pertanian akan optimal jika diusahakan oleh suku tsb,
> > perdagangan oleh suku lainnya, industri (jaman tsb) oleh kaum 
mana...
> > sangat pintar. Kalau dalam konteks ekonomi modern, bisa dilihat 
gaya
> > negara2 Barat: imigran pintar diberi prioritas. Dg demikian suatu
> > negara scr dinamis berkembang mencari strategi optimalnya.
> >
> > Mengenai hadits tanah tidak boleh menganggur saya melihatnya 
bukan
> > pada literal pertanian, tetapi pada konteks "optimal resource
> > allocation": efisiensi sumber daya termasuk lahan. Kalau pernah 
baca
> > buku Hernando de Soto "Mystery of Capital" maka kita bisa melihat
> > pentingnya property dalam pembangunan (walau di buku tsb saya 
kira
> > terlalu menyederhanakan masalah).
> >
> > Pengaturan soal ijon, tata niaga dsb adalah suatu strategi buat
> > mencapai trade off antara efisiensi dan equity (hasil yang 
maksimal
> > dan fairness). Dalam konteks ilmu public economics, ini adalah 
salah
> > satu sentral issue: dimana peran pemerintah untuk memberikan 
trade off
> > antara keuntungan pemodal dan kesejahteraan sosial.
> >
> > salam,
> >
> > fau
> >
> > Aris:
> > Mbakyu Fau, sesungguhnya itulah secuil pengaturan Islam dalam
> > pertanian. Adapun bila hal tersebut tak bertubrukan dengan ilmu 
modern,
> > dimana aturan mengenai hal tersebut malah sama (dengan dasar 
alasan
> > berbeda), iya berarti itulah kehebatannya syariat Islam telah 
memprediksi
> > jauh hari.
> >
> > Kalau ijon sendiri dalam Islam tak diperbolehkan maka, ya, pada 
kondisi
> > apapun ijon ini tak boleh diadopsi, jadi bukan masuk dalam 
strategi.
> > Strategi silakan dibuat dan dikembangkan namun mempertimbangkan 
jangan
> > sampai melanggar aturan Islam yang sudah ada. Adapun ternyata 
dalam ilmu
> > ekonomi modern ada manfaatnya luar biasa. Itulah hikmah dari 
salah satu
> > aturan Allah.
> >
> > Syariat Islam mengenai pertanian tak bisa dipisahkan dengan 
syariat di
> > bidang lain, makanya sebenarnya agak sulit membuat perbidang. 
Karena
> > bentuknya satu paket mencakup seluruh bidang. Namun pembagian 
per bidang ini
> > dipandang perlu untuk memudahkan memahami bahwa syariat Islam 
mengatur
> > segala aspek. wallahu'alam bishawab
> >
> > salam,
> > aris
> >
> >
> > --- In [email protected], aris solikhah wrote:
> > >
> > > Mas Ari,
> > > sayang sekali, syariat Islam mengatur juga tentang pertanian.
> > Karena syariat Islam mencakup all aspek. Impor beras bila itu
> > menghancurkan pertanian dalam negeri maka harus ditolak. Karena 
itu
> > terkait dengan ketahanan sebuah negara. apalagi jika impor beras 
penuh
> > dengan money politic. Di buku Ekonomi Islam itu bahkan diatur 
tentang
> > ijarah (perburuhan) juga.
> > > salam,
> > > aris
> > > --------------------------------------
> > > http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=226508&kat_id=14
> > > Memuliakan Pertanian
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Begitu mulianya pertanian di mata Islam. Bayangkan, penduduk
> > Yahudi Khaibar yang memerangi Nabi Muhammad SAW serta negara 
Madinah
> > dimaafkan dan tidak sampai terusir dari negerinya hanya lantaran
> > memiliki kemampuan bertani. Nabi membuat perjanjian bagi hasil
> > perkebunan kurma dengan mereka, kecuali dengan pemimpin perang 
dan
> > yang enggan menyesali pengkhianatannya. (Shahih Bukhari dan 
Shahih
> > Muslim).
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > 
*********************************************************************
******
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >
> > 
*********************************************************************
******
> > 
_____________________________________________________________________
_____
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > pustaka tani
> > nuraulia
> >
> >
> > ---------------------------------
> > New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your 
PC and save
> > big.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> > 
*********************************************************************
******
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >
> > 
*********************************************************************
******
> > 
_____________________________________________________________________
_____
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
*********************************************************************
******
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> 
*********************************************************************
******
> 
_____________________________________________________________________
_____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> pustaka tani 
>   nuraulia
> 
>               
> ---------------------------------
> How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low  PC-to-Phone 
call rates.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke