On 4/27/06, m.c. cptrwn <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Nah di India kenapa tata bisa berikan beasiswa banyak, karena
pemerintahnya memberkan tax credit jika persh memberikan beasiswa. Di
Indonesia apakah ada begini saya kurang tahu.

Kalau menurut saya, hal ini karena "niatan aja" ndak usah bawa bawa tax deduction.  Kampus saya di Jakarta ngasih beasiswa kayak air - saking banyaknya (baik dalam negeri dan luar negeri).  Tapi jarang kampus lain melakukan hal tersebut.   Padahal sama sama ndak dapat tax deduction khan.

He he he saya dan istri hidup di LN beasiswa dari kampus di Jakarta :-).   Memang tax credit bisa mendorong persh/kampus ngasih beasiswa, tapi saya takutnya kalau di Indonesia malah bisa jadi diakal-akalin.
 
Jadi soal beasiswa dari kampus (bukan karena proyek ADB, atau worldbank lho, tapi dana sendiri), dan perusahaan lebih baik kita kembalikan ke niatan mereka saja.  Ndak usah ambil "justifikasi" tidak dilakukan karena ndak ada tax deduction

Kalau memang ndak mau ngasih beasiswa, ya nggak mau aja :-)

IMW

Kirim email ke