Made Wiryana wrote:
> On 4/27/06, m.c. cptrwn <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kalau menurut saya, hal ini karena "niatan aja" ndak usah bawa bawa tax
> deduction. Kampus saya di Jakarta ngasih beasiswa kayak air - saking
> banyaknya (baik dalam negeri dan luar negeri). Tapi jarang kampus lain
> melakukan hal tersebut. Padahal sama sama ndak dapat tax deduction khan.
lha iya, tapi itu untuk masuk kampusnya mas made , bukan uni di LN yang
emang mahal dan susah dijangkau :))
Bukan itu utntuk beasiswa ke LN termasuk ke negara-negara yang mahal., Dan itu atas biaya kampus saya sendiri bukan karena bantuan. Jadi tetap kalau memang niatan ada yagn bisa.,
Jadi masalahnya adalah bagaimana menumbuhkan niatan itu. Apalagi kampus saya di Jakarta tidka tergolong mahal. Tapi karena niat mereka bisa melakukan itu.
Iya tapi seperti katanya pak made sendiri banyak yang lebih mikirin
diri sendiri , jadi kalau pemth bisa beri insentip baru "mereka" bisa
bergerak, ya apbolbut :))
>
> Kalau memang ndak mau ngasih beasiswa, ya nggak mau aja :-)
yang sekarang terjadi, ya seperti itu tapi itukan tidak memecahkan
masalah :))
Dikasih tax deduction akal-akalannya akan banyak lagii (h ehe hsaya sih tahu beberapa akal-akalan iyg akan dilakukan kalau memang diberlakukan tax deduction, utk urusan beasiswa ini).
IMW
